Sedang Mabuk, TNI Gadungan Diamankan Petugas.

0
5 views

Kendal, Investigasinews.net- Seorang lelaki warga Jambi, yang selama ini berdomisili di Kelurahan Pegulon Kendal, diamankan aparat TNI karena ketahuan mabuk di lokasi Makam Kiai Gembyang, Kelurahan Patukangan Kendal, Minggu (13/12/2020).

Selain mabuk, lelaki berinisial T ini juga mengaku seorang anggota TNI dengan pangkat Mayor.

Anggota Kodim 0715/Kendal bekerjasama dengan Subdenpom IV Ambarawa akhirnya melakukan penangkapan terhadap T setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto mengatakan, penangkapan oknum yang mengaku anggota TNI berpangkat Mayor dilakukan agar tidak meresahkan masyarakat.

Oknum ini diketahui bernama Eka Yudha alias T selama ini berdomisili di Kelurahan Pegulon Kendal.

Dari hasil pemeriksaan, didapatkan keterangan bahwa, T telah berulangkali melakukan penipuan dengan modus yang sama, yaitu berkedok sebagai seorang anggota TNI. Bahkan, T kerap kali merayu korban dan meminta sejumlah uang untuk kepentingan pribadinya.

“Sebelumnya, T pernah dihukum 1 tahun 4 bulan dalam kasus penipuan dengan kedok sebagai calo penerimaan Prajurit TNI dan calo satpam,” katanya.

Dandim juga mengatakan, untuk beberapa bulan terakhir ini, melalui media sosial T berusaha menebar pesona kepada beberapa wanita dengan menyebarkan foto dirinya dibalik baju TNI berpangkat Mayor dengan Nama Eka Yudha Wastu.

Sampai dengan saat ini, terdapat beberapa orang yang mengaku telah ditipu jutaan rupiah oleh T.

“Setelah memastikan T bukan anggota TNI, maka kasus ini kami serahkan kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Dandim mengaku, dari hasil koordinasi dengan Polres Kendal, meskipun penangkapan T dilakukan di wilayah hukum Polres Kendal, namun kasus T diserahkan ke Polrestabes Semarang.

Hal ini dilakukan mengingat aksi penipuan T dan domisili para korbannya rata-rata berada di Semarang.

“Atas tindakannya tersebut, institusi TNI merasa sangat dirugikan. Mengingat T dengan terang-terangan melakukan berbagai penipuan dengan mengatasnamakan anggota TNI,” paparnya.

Dandim 0715/Kendal mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kendal yang telah merespon cepat dan melaporkan adanya potensi gangguan keamanan kepada aparat keamanan, baik TNI maupun POLRI.

Dandim menghimbau agar seluruh TNI-POLRI dan rakyat untuk selalu bekerjasama dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Kendal.

“Tanpa peran serta seluruh komponen dan elemen masyarakat, sinergitas, rasa saling percaya dan kebersamaan maka kondusifitas keamanan tidak akan pernah tercapai,” pungkasnya.(Likwi)

Tinggalkan Balasan