18 Bulan Produksi Miras, Digerebeg Polisi

0
202 views
ilustrasi miras
ilustrasi miras
ilustrasi miras
ilustrasi miras

KUDUS, investigasinews.net – Pabrik minuman keras di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, digerebeg petugas Polres Kudus. Diduga pabrik itu sudah beroperasi sejak 18 bulan lalu, namun tidak diketahui oleh warga sekitar.

Seorang pekerja di tempat pembuatan minuman itu membenarkan adanya penggerebegan polisi pada Senin (16/4) sore lalu. Kegiatan itu dilakukan dalam gudang yang disewa, dan merupakan satu tempat dengan usaha bengkel dan vulkanisir ban.

Proses pembuatan minuman keras di lokasi tersebut dikerjakan oleh tiga pekerja. Pekerja yang bertugas meracik bahan untuk dibuat minuman keras merupakan warga Tuban.

Dalam sehari, kata pekerja itu, bisa menghasilkan 150 liter minuman keras yang dikemas dengan botol plastik berukuran 1,5 liter.

Di lokasi tempat produksi terdapat sejumlah peralatan penyulingan berskala besar, serta seratusan drum plastik berukuran 200 liter yang berisi bahan baku minuman keras yang dalam proses fermentasi.

Sejumlah barang bukti yang digunakan untuk produksi minuman keras serta barang bukti minuman keras kemasan juga mulai dibawa ke Polres Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu seorang warga desa setempat mengaku tidak mengetahui ada produksi minuman keras. ” Tapi ada warga yang mengetahui bila di tempat tersebut sering dijadikan bertransaksi minuman keras,” ujarnya.

Beberapa warga lain hanya sekadar mengetahui bahwa lokasi tersebut sering tercium bau minuman keras dan menduga memang sering digunakan untuk minum-minuman keras.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning membenarkan bahwa jajarannya berhasil mengungkap tempat yang diduga sebagai produksi minuman keras. “Hingga kini, pengungkapan yang diduga dijadikan tempat produksi minuman keras tersebut masih didalami,” ujarnya.

Polres Kudus juga tengah memintai keterangan dari sejumlah saksi terkait tempat produksi minuman keras di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu.

Tinggalkan Balasan