Alumni Untag Semarang Gelar Halal Bi Halal

0
698 views

 

Muzakir, SH. Ketua Angkatan 1989 UNTAG Semarang

Semarang, Investigasinews.net-Alumni Angkatan 1989 Universitas Tujuh Belas Agustus ( Untag) Semarang Jawa,Tengah, Sabtu(07/7) gelar acara Halal Bihalal di Hotel Dafam Kota Semarang, Jalan Imam Bonjol Semarang.

Acara halal bihalal ini dilakukan penuh keakraban dan kekeluargaan diantara para Alumni yang hadir sejak pukul 8.00 Wib , bahkan ada juga yang datang dari luar daerah.

Ketua Panitia Halal Bihalal Untag 89, Budi Kiatno, SH mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi yang digelarnya ini merupakan bentuk rasa kebersamaan serta persaudaraan diantara Alumni masih terpelihara dengan baik.
” Memang kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk lebih mempererat persahabatan diantara para Alumni dari berbagai profesi,” katanya.

Dan Budi pun mengungkapkan kegembiraannya, atas terselenggaranya dengan baik Halal Bihalal ini atas peran serta rekan-rekannya dengan penuh semangat.

” Semua berkat kerjasama persahabatan diantara kita, sehingga acara ini terwujud dengan baik. Terimakasih kepada semuanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Alumni Untag 89, Muzakir, SH menuturkan, jika Alumni angkatan 1989 termasuk yang paling banyak, karena jumlahnya ribuan orang.

” Ada seribuan orang. Alumni angkatan kami yang tersebar di berbagai daerah, tapi yang bisa hadir saat ini diperkirakan ada sejumlah 119 orang,” tuturnya.

Senada juga disampaikan Alumni lainnya, Arif yang merasa gembira dengan adanya kegiatan seperti ini, karena bisa bertemu dengan teman-teman lama.

” Angkatan kami banyak terdiri dari berbagai profesi, ada pengacara, notaris dan lain sebagainya.

Bahkan waktu acara di Bandungan ada yang juga jadi Jaksa Agung. Tapi, saya malah wiraswasta walau sudah punya izin Notaris Mas,” ujarnya.

Selanjutnya Ustadz Rahmat Da’wah dalam Tausiyahnya menyampaikan pentingnya,silaturahmi yang sangat bermanfaat dalam kehidupan yaitu dapat memperpanjang umur serta bertambah rizkinya.

Namun silaturahmi dan bermaafan tersebut harus dilakukan secara tulus dengan menghilangkan emosi negatifnya.

” Jadi kalau sudah memaafkan, tidak ada lagi dengki, curiga dan dendam pada lainnya. Mereka itulah yang layak menang kembali kepada Fitrinya,” ujarnya.(Tim/PWOI)

Tinggalkan Balasan