Anggota MPR RI Fadholi, Adakan Seminar ” Peran Petani dalam Pilkada Dimasa Pandemi Covid-19″.

0
4 views
Anggota MPR RI Drs. Fadholi, M.I.Kom sedang memberikan materi di hadapan peserta.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net- Anggota MPR RI dari Fraksi Nasdem, drs. Fadholi M.I. Kom., menggelar acara seminar dengan tema “Peran Petani dalam Pilkada Dimasa Pandemi Covid-19”, di rumah salah seorang warga Desa Pakisan, Kecamatan Patean, Kendal Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020) siang.

Seminar ini, dihadiri oleh sekitar 150 orang warga setempat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Fadholi mengatakan bahwa, petani adalah orang yang melakukan budidaya tanaman, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, sampai dengan memanen hasilnya.

Hasil panen bisa digunakan untuk keperluan pribadi maupun dipasarkan. Petani merupakan pelaku utama dalam pembangunan pertanian Indonesia.

“Petani memiliki peran penting untuk menghasilkan produk pertanian, baik untuk keperluan bahan pangan maupun industri,”kata Fadholi.

Menurut Fadholi, petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian tentu memiliki berbagai masalah.

Masalah ini sering menghambat petani untuk mengembangkan usaha taninya.

Masalah yang dihadapi petani ini juga merupakan masalah dasar yang harus diselesaikan untuk melakukan pembangunan pertanian.

“Permodalan sering menjadi masalah ketika petani akan memulai usaha taninya. Modal menjadi masalah karena petani tidak selalu sukses dalam proses budidaya,” ujar Fadholi.

Fadholi menyampaikan bahwa, sifat hasil pertanian yang lebih tergantung ke alam membuat hasil panen tidak menentu. Sering terdapat kendala seperti cuaca ekstrim dan serangan hama.
Jika petani mengalami gagal panen atau merugi tentu petani jadi tidak memiliki modal untuk melakukan usahanya kembali.

Untuk itu, Fadholi meminta kepada para petani untuk bisa selektif dalam bercocok tanam agar tidak gagal panen yang ujung- ujungnya merugi.

“Jangan sampai bercocok tanam di luar musim. Nanti hasilnya tidak maksimal,” terang Fadholi.

Menurut Fadholi, sifat hasil pertanian adalah musiman, yang berarti produk tersebut akan memiliki jumlah yang mencukupi pada waktu tertentu saja.

Misalnya, pada musim panen padi akan melimpahnya pasokan beras, namun pada musim paceklik pasokannya sangat terbatas.

Sifat ini tentu sangat mempengaruhi harga produk pertanian yang dihasilkan petani.

Saat pasokan melimpah harga akan jatuh, sedangkan saat pasokan terbatas akan terjadi lonjakan harga.

Petani harus cerdas dalam memasarkan hasil panennya. Jangan sampai seluruh hasil panen dijual saat harga sedang turun karena mampu merugikan petani.

Salah satu strategi yang dapat dilakukan petani adalah penggudangan. Dengan langkah ini tentu produk pertanian yang ada di pasar dapat dikendalikan dan harga juga akan terkendali. (Likwi)

Tinggalkan Balasan