Anggota MPR RI, Fadholi Gelar Acara Seminar Kebangsaan.

0
3 views
Suasana seminar Kebangsaan dengan tema "Partisipasi Tokoh Masyarakat untuk Mewujudkan Pilkada yang Demokratis.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net- Anggota MPR RI dari Fraksi Nasdem, Drs. Fadholi M.I. Kom., menggelar acara seminar kebangsaan dengan tema “Partisipasi Tokoh Masyarakat untuk Mewujudkan Pilkada yang Demokratis”, di rumah salah satu warga Desa Surokonto Wetan Pageruyung Kendal, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020).

Fadholi mengatakan, Tokoh Masyarakt adalah salah satu bagian dari masyarakat yang mempunyai pengaruh kuat dalam pembangunan suatu daerah.

Peran dan partisipasi tokoh sangat dibutuhkan, karena tokoh masyarakat dapat memberikan perubahan dalam kultur sosial dan pembangunan.

“Keterlibatan tokoh-tokoh masyarakat dalam pembangunan suatu daerah, berhubungan erat dengan partisipasi masyarakat,”kata Fadholi.

Adapun tokoh-tokoh masyarakat terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pendidikan, dan tokoh pemuda.

Tokoh Agama misalnya, dari segi agama yang berhubungan dengan perencanaan pembangunan daerah dimana tokoh mempunyai kompetensi untuk menyadarkan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan ibadah secara rutin.

Adapun pendekatannya dilakukan secara akrab dan bersahabat, memberikan ceramah agama tentang kebaikan dan keburukan, dan memotivasi dari segi amalan serta perilaku tentang pahala jika seseorang ikut serta dalam kegiatan pembangunan daerah.

“Dalam pelaksanaannya, tokoh agama dapat mengajak masyarakat untuk menjaga rumah ibadah baik dari keamanan, kebersihan dan kenyamanan,” ujar Fadholi.

Menurut Fadholi, ajakan untuk memanfaatkan rumah ibadah baik secara pribadi maupun berjamaah secara rutin.

Tokoh agama dapat ikut andil dalam pelaksanaan pembangunan yaitu menilai hasil pelaksanaan pembangunan yang telah dijalankan.

Tokoh agama dapat memberikan saran, usul dan solusi kepada pemerintah apabila terdapat kekurangan atau kendala dalam pembangunan.

Sementar, tokoh adat, peran dan partisipasi tokoh adat memberikan pengaruh dalam perilaku seseorang di masyarakat, termasuk merubah kebiasaan masyarakat.

Dengan merubah kebiasaan masyarakat yang tidak baik memberikan dampak yang besar kepada pelaksanaan pembangunan.

Dampak tersebut tidak hanya dalam lingkup atau satu bidang saja, tetapi keseluruhan bidang. Karena kebiasaan yang baik itu dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan.

“Sikap partisipatif tokoh adat pada pemanfaatan hasil pembangunan, yaitu menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya yang baik di masyarakat,” ujar Fadholi.

Sedangkan Tokoh Pendidikan, dari segi pendidikan, peran dan partisipasi tokoh pendidikan, yaitu dengan memberikan contoh yang baik dalam pendidikan melalui lembaga pendidikan yang formal dan non formal.

Contoh tersebut bisa berupa prestasi di bidang pendidikan dan motivasi kepada masyarakat untuk terus melanjutkan dan meningkatkan prestasi pendidikan kepada anak-anaknya.

Selain itu, tokoh pendidikan memberikan pandangan tentang bagaimana perkembangan teknologi dan pendidikan yang positif dan mengarah kepada pembentukan karakter anak didik sesuai dengan tujuan pendidikan.

Tokoh Pemuda, peran dan partisipasi tokoh pemuda yaitu melakukan suatu dalam bidang kepemudaan yang dapat mendulang prestasi, ide-ide baru dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat.

Pendekatannya kepada pemuda yaitu dengan mengajak pemuda untuk membentuk organisasi-organisasi baik yang profitabilitas maupun non profitabilitas.

Sebagai partisipasi tokoh pemuda, dengan sukarela mendampingi dan mempelopori para pemuda dalam setiap kegiatan keorganisasian yang diselenggarakan di daerah maupun di luar daerah, baik itu kegiatan olahraga, sosial ataupun kegiatan rekreasi bersama pada setiap kesempatan.

Selain itu, tokoh pemuda memberikan masukan-masukan yang sesuai dengan kebiasaan dan perkembangan zaman untuk perkembangan dan peningkatan kegiatan organisasi kepemudaan.

“Tokoh pemuda dapat memanfaatkan media informasi baik lewat media elektronik maupun media cetak, tentang beasiswa pendidikan dan perlombaan-perlombaan yang terkait dengan kegiatan pendidikan formal maupun nonformal yang dilaksanakan lewat sekolah maupun organisasi kependidikan lainnya,”pungkas Fadholi.(Likwi)

Tinggalkan Balasan