APBMI Jateng Keluhkan Regulasi Omnibus Law

0
14 views
Uasa rapat, pengurus APBMI Jateng foto bersama(FOTO:Invest/Likwi)

Semarang, Investigasinews.net- Omnibus Law yang saat ini menjadi trending topic, nampaknya masih terus memancing perdebatan panjang bagi semua pihak.

Salah satunya bakal dialami oleh Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia ( APBMI ).

Ketua APBMI Jawa Tengah (Jateng) Romulo Simangunsong mengatakan, dirinya merasa kecewa atas regulasi Omnibus Law ini, karena
APBMI sebagai asosiasi resmi bidang bongkar muat tidak dilibatkan dalam penyusunan draft RUU tersebut.

Untuk itu, Romulo minta peninjauan ulang aturan yang ada di Omnibus Law tersebut.

“Harus ditinjau lagi di pasal 91. Berkenaan dengan syarat harus Badan Usaha Pelabuhan(BUP) yang boleh menjalankan usaha di Pelabuhan,” kata Ketua APBMI Jateng Romulo Simangunsong, Jumat (28/2).

Ramulo juga menilai bahwa lahirnya Omnibus Law ini akan mematikan para pengusaha bongkar muat (PBM) di Pelabuhan.

“Ini sama juga membunuh kami. Padahal dalam pidatonya, Presiden Jokowi di Rapimnas Kadin di Bali menegaskan bahwa BUMN dan pemerintah akan mendahulukan perusahaan swasta untuk bekerja seluas-luasnya,”ujar Ramulo Simangunsong.

Seperti kita ketahui bahwa, lahirnya Omnibus Law telah menjadi perdebatan serius dikalangan para pelaku usaha serta pemangku kekuasaan yang berdampak pada sektor ekonomi, berdampak bagi para pengusaha Pelabuhan yang sudah bertahun- tahun mencari nafkah termasuk ribuan karyawannya.(TIM)

Tinggalkan Balasan