Bawaslu Pusat: Pemberi dan Penerima Money Politik Kena Pidana

0
460 views
Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah sedang berjabat tangan
Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah sedang berjabat tangan

Kendal, Investigasinews.net- Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Kabupaten Kendal, Minggu(24/06) pagi gelar apel siaga pengawasan dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil Gubernur Jateng 2018 di Alun- alun Kendal. Acara ini diikuti sekitar 2000 anggota baik Panwas Kabupaten dan Panwas Kecamatan.
Dalam acara ini, selaku pemimpin upacara adalah ketua Bawaslu pusat, Abhan Misbah,SH. Dalam sambutannya, Abhan Misbah meminta kepada seluruh anggota pengawas baik yang ada di tingkat kabupaten dan kecamatan, bisa bekerja secara profesional, bisa menjaga integritas dan netralitas.
Abhan Misbah juga meminta, agar anggota pengawas betul- betul bekerja dengan maksimal dalam melakukan pengawasan kepada peserta pemilihan.
“Anggota Panwas jangan sampai memberikan celah kepada para peserta pemilu melakukan money politik, karena baik pemberi dan penerima money politik bisa kena pidana,” kata Abhan Misbah.
Untuk itu, Abhan Misbah mengharap, kepada masyarakat untuk tidak menggadaikan masa depannya hanya menerima uang atau money politik yang nilainya 50 hingga Rp 100 ribu dengan memilih calon yang tidak kredible dan jelek track recordnya.
“Kami mengahrap, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya. Masyarakat juag harus berani tolak money politik,”harap Abhan Misbah.
Sementara itu, wakil Bupati Kendal, Masrur Maskur, yang hadir memberikan sambutan pada Apel Siaga Pengawasan dalam Rangka Mensukseskan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018 ini, mengharap kepada anggota Panwas bisa bekerja secarca profesional, obyekti dan tidak membeda bedakan calon peserta pemilu dalam bertindak.
“Saya berpesan kepada petugas Panwas agar dalam melakukan pengawasan tidak harus menunggu adanya laporan,”kata Masrur Maskur.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan