Bawaslu Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Partai Politik Peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019

0
408 views


Kendal, Investigasinews.net- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal, Sabtu (23/2) menggelar acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Partai Politik Peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dengan tema “Bersasma Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu”, bertempat di Hotel Sae INN Jalan Raya Soekarno Kendal.

Acara tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardani, Bawascam se-Kabupaten Kendal, dan diikuti oleh 15 partai politik peserta Pemilu tahun 2019, diantaranya Partai Nasional Demokrat (NASDEM), Partai Amanat Nasional (PAN), Hati Nurani Rakyat (HANURA), Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Gerakan Perubahan Indonesia (GARUDA), Golongan Karya (GOLKAR), BERKARYA, Keadilan Sejahtera (PKS), Persatuan Indonesia (PERINDO), Persatuan Pembangunan (PPP), Solidaritas Indoneisa (PSI), Kebangkitan Bangsa (PKB), Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA), dan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Kendal, Odilia Amy Wardani menyampaikan bahwa, acara ini sebagai momen koordinasi terkait aturan-aturan yang ada, karena pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 akan segera dilaksanakan bersama.

“Saat ini kami sudah mendapatakan mandat pembekalan atau pelatihan untuk para saksi seluruh partai politik, dan kami sudah koordinasikan dengan seluruh partai peserta pemilu tahun 2019 terkait nama-nama saksi yang akan dikirim ke kami untuk segera dirapatkan. Karena pelaksanaannya akan dimulai pada tanggal 15 Maret sampai dengan tanggal 10 April tahun 2019. Untuk itu dimohon sampai tanggal 3 Maret seluruh partai politik agar bisa mmberikan daftar nama siapa saja yang akan memwakili partai untuk segera kami beri Bimbingan Teknis (Bintek),” kata Odilia Amy Wardani.

Odilia juga menyampaikan bahwa sampai tanggal 17 Februari lalu, jumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar dan sudah direkomendasikan sebanyak 204, dan dari rekap progres dari tanggal 17 hingga sekarang, APK yang melanggar dan yang belum direkomendasikan sebanyak 236.

“Kami menghimbau kepada seluruh partai agar segera menindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu terkait APK yang melanggar, karena akan terlihat lebih indah jika masing-masing partai yang menertibkannya. Dan saya menekankan kepada seluruh partai yang mengikuti Pemilu tahun 2019 untuk mentaati semua aturan perundang-undangan Pemilu, sehingga berjalannya Pemilu ini akan tercipta Pemilu yang berintergritas dan berkualitas,” ujar Odilia.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan