BNN Kabupaten Kendal Raih Prestasi Satker Terbaik Peringkat 2 Kategori Pagu DIPA di Bawah Rp. 5 Miliar

0
2 views
Suasana press release di belakang halaman kantor BNN Kabupaten Kendal.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net- Badan Narkotika Nasional(BNN) Kabupaten Kendal menggelar acara Press Release dengan sejumlah wartawan Kendal, di halaman belakang kantor setempat Jalan Gajahmada, Kelurahan Karangsari, Selasa(29/12/2020).

Kepala BNN Kabupaten Kendal, Anna Setiyawati, S.Sos., MM., dengan didampingi jajaran strukturalnya, menyampaikan bahwa, pencapaian target kinerja Program P4GN dan upaya yang telah dilaksanakan dalam mewujudkan masyarakat Kendal agar tahu, paham, sadar dan memiliki imunitas terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengajak seluruh stakeholder termasuk didalamnya peran aktif anggota Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Kabupaten Kendal dalam acara press release akhir tahun 2020.

Keberhasilan BNN Kabupaten Kendal dalam mengungkap kasus serta pencapaian target kinerja tersebut, merupakan buah dari keseriusan BNN Kabupaten Kendal melalui berbagai kebijakan strategis yang ditempuh.

Beberapa kebijakan itu antara lain kebijakan supply dan demand reduction, kebijakan active defence, collaborative govermment yang juga tertuang dalam Inpres Nomor 2 tahun 2020 yang merupakan kelanjutan dari Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi P4GN, yang mewajibkan seluruh Kementerian/ Lembaga untuk ikut mendukung upaya P4GN tersebut serta berbagai kerja sama bilateral maupun multilateral.

Kerja keras BNN Kabupaten Kendal juga dibuktikan dengan pencapaian penyerapan anggaran di atas 99%, serta pencapaian nilai output lebih dari target yang ditetapkan yaitu 112%, diraihnya penghargaan Taman Pengetahuan Anti Narkoba yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal sebagai RTH Inovasi dan Pelestarian Genetik yang saat ini masih dalam proses pengusulan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“BNN Kabupaten Kendal juga meraih prestasi sebagai Satker terbaik peringkat 2 kategori Pagu DIPA dibawah 5 Miliar dan Pagu belanja barang di atas Rp 50 juta, serta apresiasi pencapaian penetapan status penggunaan Barang Milik Negara(BMN) 100 persen,”kata Anna Setiyawati, yang baru menjabat sebagai Kepala BNN Kabupaten Kendal, pada awal bulan Oktober 2020 lalu.

Menurut Anna, data diatas menunjukan bahwa BNN Kabupaten Kendal sangat serius dalam melaksanakan amanah sebagai lembaga yang diberikan tugas untuk melakukan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Kendal yang juga merupakan lembaga vertikal di bawah BNN Provinsi Jawa tengah.

Meskipun penuh dengan keterbatasan akibat pandemi Covid-19, lanjut Anna, BNN Kabupaten Kendal tetap berusaha untuk bekerja secara optimal dalam melaksanakan pemberantasan, pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi di kabupaten Kendal.(Likwi)

Tinggalkan Balasan