BNN KENDAL CANANGKAN DESA “BERSINAR”

0
316 views


Kendal,Investigasinews.net-Badan Narkotika Nasional(BNN) Kabupaten Kendal, Rabu(26/06) memperingati Hari Anti Narkotika International(HANI) di Aula Gedung Korpri Kabupaten Kendal.

Dalam kesempatan ini, Kepala BNN Kabupaten Kendal, AKBP Sharlin Tjahaya Frimer Arie, memberikan pesan, ajakan dan himbauan kepada seluruh kekuatan masyarakat Kendal untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkoba demi mewujudkan “Mileneal Sehat Tanpa Narkoba” dan menjadikan Kendal sebagai Kabupaten yang sehat dan bersih tanpa penyalahgunaan narkoba sebagai permata pantura.

Pada pelaksanaan Pra Hani yang dilaksanakan pada akhir bulan Mei sampai dengan 25 juni 2019 ini, pihak BNN Kendal juga menggelar acara senam masal “Milenial Sehat Tanpa Narkoba” pada hari Jumat 21 Juni 2019 bertempat di halaman Kantor BNN Kendal.

“Kami berharap, pada Peringatan Hari Anti Narkotika International tahun 2019 ini, ada dukungan dan upaya yang nyata serta berkesinambungan dari seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kendal dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,”harap Kepala BNN Kabupaten Kendal, AKBP Sharlin Tjahaya Frimer Arie, di sela- sela acara tersebut.

Di Hari Anti Narkotika International(Hani) ini, BNN Kendal juga melakukan pencanangan “Desa Bersinar” di Desa Sumberrejo, Kaliwungu Kendal.
“Semoga dengan adanya “Desa Bersinar” ini, desa- desa yang lain bisa mengikutinya, karena kemandirian dan tingkat kesadaran desa tersebut sangat bagus terkait dengan pemberantasan narkoba,”kata Sharlin Tjahaya Frimer Arie.

Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, dalam sambutannya mengatakan, bahwa peringatan Hani 2019 ini, merupakan keprihatinan bangsa- bangsa di dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan ekonomi, serta keamanan dan kedamaian dunia.

“Penyalahgunaan narkotika secara nyata juga dapat memicu kejahatan lainnya seperti pencurian dan pembunuhan,”kata Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa.

Menurut Mirna, situasi yang sangat menghawatirkan ini menjadi masalah dunia yang sangat mendesak untuk segera diatasi bersama secara tegas dan tuntas khususnya di daerah kita tercinta ini. Dikatakan, saat ini Indonesia sedang dalam perang terhadap narkoba dan berada pada kondisi darurat narkoba. Karena Indonesia saar ini tidak hanya sekedar tempat transit, akan tetapi sudah menjadi salah satu pasar narkotika yang besar di Asia.

“Ini terbukti dengan terbongkarnya beberapa kasus penyelundupan narkotika yang mencapai berton- ton. Kondisi yang memprihatinkan ini membuat kita bersama untuk berperang terhadap narkoba,”ujar Mirna.(Tim)

Tinggalkan Balasan