BNNP Jateng Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 180 gram dan Ganja 6,19 kilogram

0
374 views

Semarang, Investigasinews.net-Badan Narkotika Nasional Provinsi(BNNP) Jawa Tengah, Senin (01/04/2019) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 180 gram asal jaringan Surakarta dan ganja seberat 6,19 kilogram asal jaringan Semarang.

Kepala BNNP Jawa Tengah(Jateng), AKBP Suorinarto, mengatakan, pemusnahan barang bukti merupakan mandat pasal 91 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotik, dan berdasarkan penetapan status barang bukti yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Surakarta dan Kejari Semarang.

“Untuk jaringan Surakarta total yang disita 200 gram, namun penyidik BNNP Jateng hanya memusnahkan 180 gram sisanya disisihkan untuk keperluan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan,”katanya.

Menurut Suorinarto, pengungkapan kasus ini bermula saat BNNP Jateng dan BNNP Surakarta mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika di perempatan lampu merah Kartosuro.

Dari informasi tersebut, petugas kemudian berhasil melakukan penangkapan tersangka Mareza Nanda Koswara, (20) ke tersangka lainnya yakni Bagas Agil Pangestu, (41) keduanya beralamat di Nglarangan Kec. Teras Kab. Boyolali.

Saat tersangka Mareza masuk ke mobil Expander yang dikenadarai tersangka Bagas, tim gabungan BNNP Jateng dan BNNK Surakarta melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa narkotika jenis shabu sebanyak 200 gram, shabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Solo Raya.

Sementara jaringan Semarang, BNNP Jateng menyita jenis ganja kurang lebih 6,26 kg, yang dimusnahkan 6,19 kg, sisanya disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian di persidangan.

“Ini berawal saat penyidik BNNP Jateng mendapat informasi dari BNNP Sumatera Utara tentang adanya paket yang diduga berisi narkotika jenis ganja yang dikirim dari Aceh dengan tujuan Semarang,”ujarnya.

Selain itu, petugas juga mengamankan tersangka Bondan Saputra (24 ) dan IM (17) keduanya beralamatkan di Pusponjolo Tengah yang mengambil paket berisi ganja tersebut di parkiran kantor pos Erlangga.

Tersangka Bondan Saputra dan IM mengaku diminta mengambil paket tersebut oleh tersangka lainnya Joseph Frangky Christian Runtu (20 ) dan dijanjikan sejumlah uang sebagai upahnya.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Joseph di tempat kerjanya di Pusponjolo Wetan dengan barang bukti berupa Hp. Para tersangka ini diketahui dikendalikan oleh narapidana LP Kedung Pane Semarang yang bernama Bambang Setioko Priyambodo, seorang narapidana kasus narkoba yang sedang menjalani hukumannya di LP Kedungpane Semarang.

Selain itu juga turut dimusnahkan barang bukti ganja yang disita petugas dari tersangka Rangga Laksana bin Sutedjo (32 ) warga binaan LP Ambarawa. Tersangka Rangga diamankan petugas setelah sebelumnya petugas mencurigai paket yang diduga berisi ganja yang dialamatkan ke penerima di jalan Meliwis Rt. 01 Rw. 02 Semarang Barat.

Paket tersebut diterima oleh seorang perempuan yang diketahui sudah mendapatkan pesan dari ibu tersangka Rangga Laksana yang mengatakan kalau ada paket terima saja, tanpa mengetahui isinya.

Tim kemudian mengamankan ibu tersangka Rangga Laksana yang berinisial PWT untuk diperiksa dan dimintai keterangannya. Dari keterangan PWT dketahui bahwa benar tersangka Rangga Laksana memberitahu ibunya untuk menerima paket tanpa menyebutkan isinya.

Para tersangka, kini mendekam di rumah tahanan BNN Prov Jateng dan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1), dan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal pidana mati.(Tim)

Tinggalkan Balasan