BPBD, Pokja dan Relawan Destana Kebondalem Bersih- bersih SPAL Kalireyeng

0
573 views


Kendal, Investigasinews.net- Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPPD) Kabupaten Kendal, bekerjasama dengan Destana Kelurahan Kebondalem, Minggu (23/12) mengadakan kegiatan gerakan aksi kerja bakti bersih- bersih Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di Kalireyeng yang berlokasi di sepanjang RT 09 sampai dengan RT 15.

Aksi ini diikuti oleh anggota Pokja dan ratusan orang Relawan Destana Kelurahan Kebondalem serta dibantu sejumlah anggota BPBD Kabupaten Kendal dan sejumlah pegawai Kelurahan setempat.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana(FPRB) Kelurahan Kebondalem, Sukamto mengatakan, sebelum digelarnya aksi bersih- bersih SPAL ini, sejumlah anggota relawan Destana, pada Jumat(21/12) dikumpulkan di Balai Kelurahan Kebondalem untuk menerima pengarahan, sekaligus menerima seragam kaos.

Sukamto mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua relawan masyarakat RT 09 hingga RT 15 yang konsekwen menghadiri acara bersih- bersih sesuai dengan tanda tangan kehadiran pada Jumat(21/12).

Bahkan, Sukamto juga mengaku terima kasih kepada DPUPR dan BPBD Kabupaten Kendal yang telah ikut mensukseskan kegiatan Aksi Pengurangan Resiko Bencana, terutama bencana banjir dengan melaksanakan normalisasi SPAL.

“Saya berharap, setelah SPAL di Kalireyeng ini bersih, untuk yang akan datang wilayah Kelurahan Kebondalem tidak akan banjir,”harap Sukamto.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Kendal, Slamet, mengapresiasi kepada segenap warga Kelurahan Kebondalem dan Pokja serta anggota Destana Kelurahan.

“Mudah- mudahan, kegiatan ini bisa ada manfaatnya sekaligus menjadikan Kelurahan Kebondalem benar- benar menjadi kelurahan tangguh bencana,”kata Slamet.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Kebondalem Yuswantoko mengatakan bahwa, kegiatan bersih- bersih ini bisa berkelanjutan, sehingga jika ada penyumbatan sampah di SPAL, bisa segera di lakukan pembersihan dan tidak akan menyumbat pada saluran tersebut.

“Aksi bersih- bersih SPAL ini, jika dilakukan bergotong royong, akan menjadi ringan,”kata Yuswantoko.

Yuswantoko berharap, semoga jika hujan turun, saluran pembuangan air limbah yang sudah dibersihkan ini tidak meluap dan airnya tidak menggenangi permukiman penduduk sekitar.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan