BRT Trans Jateng Dapat Respon Positif dari Semua Pihak

0
366 views

Kendal, Investigasinews.net – Rencana pengoperasian BRT Trans (Jawa Tengah) Jateng pada 28 Oktober mendatang dengan rute Semarang-Kendal mendapat respon positif dari semua pihak. Salah satunya dari anggota Komisi C DPRD Kendal, Nashri.

Menurut Nashri, dengan adanya BRT Trans Jateng itu, bisa menambah pilihan jenis transportasi sekaligus meningkatkan kualitas transportasi di Kabupaten Kendal.

Peranan guru atau tenaga pendidik bisa mensosialisasikan ke sekolah masing- masing agar para pelajar menggunakan BRT Trans Jateng yang lebih aman dan nyaman.

“Dinas perhubungan bisa membantu melakukan sosialisasi ke setiap sekolahan yang dilalui BRT. Pekerja atau buruh bisa memanfatkan moda transportasi tersebut dengan biaya yang lebih terjangkau,’’ kata Nashri saat Sosialisasi Pelayanan BRT Trans Jateng Koridor II Semarang-Kendal yang digelar Dinas Perhubungan Jateng di Tirto Arum Baru, Jumat(25/10).

Kepala Balai Transportasi Dinas Perhubungan Jateng, Joko Setyawan, mengatakan, BRT Trans Jateng menghubungkan Terminal Mangkang Kota Semarang dengan Terminal Bahurekso yang ada di Kabupaten Kendal.

Menurut Joko Setyawan, kebutuhan transportasi yang aman, murah, nyaman, cepat dan mampu mengangkut penumpang yang cukup banyak sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi dengan dengan kondisi lalu lintas yang semakin padat.

BRT Trans Jateng koridor II Semarang – Kendal merupakan tipe aglomerasi, yakni menghubungkan daerah yang berdekatan karena mobilitas masyarakat yang tinggi.

“Tidak sedikit warga Kendal yang bekerja di Kota Semarang. Demikian pula sebaliknya. Tarifnya juga sangat terjangkau, untuk pelajar, buruh, veteran Rp 2.000 dan umum Rp 4.000,’’ kata Joko Setyawan.
Bus yang dipilih merupakan bus sedang atau medium sesuai kapasitas jalan di wilayah Jateng. Bus beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 19.30 dengan 41 halte di sepanjang rute yang dilalui.

‘’Bus akan berhenti di setiap halte dengan rentang waktu lima menit hingga sepuluh menit,’’ Joko Setyawan.

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo, menyambut baik bakal hadirnya BRT Trans Jateng Semarang – Kendal. Rencana operasional sudah dilakukan sejak 2016, tetapi baru akan terealisasi 2019.

“BRT ini untuk memberikan layanan transportasi masyarakat Kendal yang aman, nyaman, dan murah. Ini bisa dikatakan embrio pelayanan umum transpotasi yang nyaman dan murah,’’kata Suharjo.

Menurut Suharjo, operator diserahkan kepada pengusaha angkutan umum melalui proses lelang, yang diawali dengan pembentukan konsorsium. Anggota konsorsium adalah pengusaha angkutan yang berhimpit pada koridor BRT.

‘’Operator BRT adalah operator eksisting, sehingga tidak menggusur yang sudah ada, akan tetapi hanya menggeser ke layanan yang sesuai standar pelayanan minimal,’’ ujarnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan