Bupati Mirna Annisa Kagumi Batik Produksi Anak- anak SLB Mutiara Bangsa

0
645 views

Kendal, Investigasinews.net- Sekolah Luar Biasa(SLB) Mutiara Bangsa Kecamatan Patean, Senin(02/10) siang menggelar hasil karya batik anak- anak didiknya di Plataran Aula wisata Curug Sewu.
Batik yang digelar untuk masyarakat ini, berupa batik tulis dan ciprat yang selama ini menjadi unggulannya.

“Untuk mengawali membatik ini, tidak mudah. Karena banyak sekali tantangan yang harus kami lewati. Karena waktu itu di tempat sekolah kami situasinya sangat terbatas,”kata kepala SLB Mutiara Bangsa, Nina Dewi.

Rupanya, kata Nina Dewi, keterbatasan tersebut, tak membuat kami dan anak- anak SLB Mutiara Bangsa patah semangat.

“Justru, dengan keterbatasan ini, kreativitas muncul untuk mengembangkan ide- ide cemerlang terutama dibidang karya batik,”ujar Nina Dewi.

Menurut Nina Dewi, membatik di lingkungan SLB, menjalani proses panjang karena dari awam mengenal corak batik, jenis pewarna batik, pewarna batik alami dan pewarna batik sintetis.

Namun karena keuletannya, akhirnya lambat laun batik yang diproduksi dari SLB Mutiara Bangsa ini bisa berkembang. Bahkan, batik produsksinya sudah tersebar di sejumlah negara baik negara Belanda maupun Amerika Serikat.

“Batik produksi anak- anak yang kami kelola ini mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu motifnya batik kembang kopi dan kembang cengkih,” imbuh Nina Dewi.

Pada hari Batik Nasioanal tahun ini, pihak sekolah sengaja menggelar karya di plataran Aula Curug Sewu, agar batik karya anak- anak didiknya bisa di kenal oleh masyarakat luas, karena hasilnya tidak kalah dengan batik- batik yang diproduski oleh produsen batik lain.

Sementara, Bupati Kendal, Mirna Annisa yang mengunjungi acara gelar batik ini, pihaknya merasa kagum. Karena, batik yang diproduksi oleh anak- anak SLB tersebut, coraknya tidak kalah dengan batik- batik yang diproduksi oleh daerah lain.

“Saya harap, pihak sekolah untuk mempertahankan mutu dan kwalitas batik ini, agar karya batik tulis dan ciprat yang menjadi unggulan ini bisa diminati banyak orang, dan bisa menjadikan mata pencaharian bagi anak- anak SLB tersebut,”kata Mirna Annisa.(Andrew.S)

Tinggalkan Balasan