Bupati Mirna Annisa Kecam Teror Pembakaran Kendaraan

0
522 views
Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si., sedang bersalaman dengan seseorang di suatu acara.(Foto: dok)
Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si., sedang bersalaman dengan seseorang di suatu acara.(Foto: dok)

Kendal, Investigasinews.net- Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si mengutuk keras aksi teror pembakaran kendaraan yang terjadi di sejumlah daerah beberapa bulan terakhir. Menurut orang nomor satu di Kendal ini, aksi teror tersebut sudah menimbulkan keresahan di masyarakat sehingga mengganggu ketentraman dan kenyamanan.

“Menurut saya, aksi ini sudah tidak manusiawi lagi. Kasihan masyarakat. Sudah mengumpulkan uang untuk membeli barang berharga, kemudian dibakar begitu saja oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Jadi, saya sangat menyayangkan aksi teror ini,” kata Mirna Annisa, Selasa (5/2).

Mirna berharap, pelaku bisa segera ditangkap dan diberikan hukuman seberat-beratnya agar jera. Sehingga kedepan tidak ada kejadian serupa.
“Kami serahkan sepenuhnya kepada polisi untuk melakukan penanganan pelaku,” tutur Mirna.

Meski demikian, Mirna mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bisa menjaga diri agar tidak menjadi korban aksi teror ini. Mirna juga akan menerbitkan surat edaran kepada masyarakat untuk disebarkan ke desa hinggga tingkat RT dan RW.

Isi surat edaran tersebut diantaranya agar masayarakat menjaga barang berharga yang dimilikinya, dan jangan hanya menggantungkan keamanan kepada pihak kepolisian saja.

“Masyarakat harus aktif, jaga kendaraannya masing-masing. Setidaknya dengan begitu kita merasa aman dari ulah teror tersebut,” jelas Mirna.

Mirna juga meminta kepada masyarakat terutama para pemuda untuk aktif melakukan siskamling di lingkungannya masing-masing, sehingga lingkungannya aman dari gangguan teror.
“Dengan siskamling, kita bisa mendeteksi dini jika ada hal-hal yang mencurigakan dan bisa langsung melaporkannya ke polisi,” papar Mirna.

Mirna menambahkan bahwa, Kabupaten Kendal selama ini kondisinya aman, damai, dan perpolitikannya juga dinamis. Namun ia kaget dengan adanya aksi teror pembakaran kendaraan tersebut.

“Aksi teror ini, untuk memecah konsentrasi masyarakat. Karena tahun ini merupakan tahun politik dimana masyarakat harusnya fokus untuk mencari pemimpin yang baik, tapi justru disibukkan dengan aksi teror,” terang Mirna.

Mirna berharap, kasus ini tidak ada sangkut pautnya dengan pesta politik baik Pilpres maupun Pilleg. “Makanya masyarakat harus aktif, jangan diam saja. Mari bantu aparat penegak hukum untuk menangkap pelakunya,” harap Mirna.(Andrew.S)

Tinggalkan Balasan