Kendal, Investigasinews.net – Rencana Desa Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung untuk mengembangkan potensi sumber daya alam Curug Cliling, menjadi sebuah obyek wisata, rupanya bukan hanya sebatas wacana saja. Kini pemerintahan desa tersebut tengah serius menggarapnya dengan membuat sarana pendukung obyek wisata berupa kolam renang.

Bahkan, pengerjaanya pun kini sudah mencapai sekitar 40 persen. Keberadaan curug dan kolan renang yang berada di belakang Polsek Pageruyung ini, nantinya diharapkan bisa menjadi destinasi wisata, karena letaknya dekat dengan Jalan Raya Weleri-Sukorejo.

Kades Tambahrejo Arifin mengatakan, saat ini di tempat wisata tersebut sedang dibangun kolam renang yang diperuntukan bagi anak-anak. Kolam renang tersebut berukuran 10 meter x 15 meter dengan kedalaman 60 sentimeter dan 80 sentimeter. Selain itu, pihak desa juga membangun dua unit ruang bilas dan jaringan air yang kini memasuki tahapan finishing.

“Jalan masuk ke obyek wisata sudah kami bangun. Panjangnya sekitar 125 meter dan lebar antara 5 hingga 8 meter,”kata Arifin(03/10/19).

Pembangunan tahun lalu menelan biaya Rp 92 juta yang bersumber dari APBDesa 2018. Sementara tahun ini dianggarkan Rp 429 juta untuk membangun kolam renang khusus anak-anak. Yakni tenaga kerjanya dari warga desa setempat dengan pendampingan konsultan.

“Kami sengaja melibatkan warga sekitar agar mereka bisa mendapatkan penghasilan,” ujar Arifin.

Sekdes Tambahrejo, Muhamad Basari mengatakan, fasilitas pendukung kolam renang seperti plosotan dan lain sebagainya rencana akan dibangun pada 2020. Hal tersebut karena akibat terkendala oleh anggaran.

“Tahun depan masih melanjutkan pembangunan kolam renang untuk anak-anak,” kata Muhammad Basari.
Menurut Muhammad Basari, saat ini masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan seperti pembangunan jalan dan dinding penahan, agar tanah di sebelah selatan kolam tidak longsor.

Sedangkan jumlah warga yang dilibatkan dalam pekerjaan ini, tergantung dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. Jika pekerjaan berat seperti pengecoran, maka pekerjanya diperbanyak.
“Mudah-mudahan dua tahun ke depan objek wisata ini, bisa beroperasi,”ujar Muhammad Basari.(Tim)

Related Post

Tinggalkan Balasan

investigasinews logo
Jam Layanan & Info
Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabung dengan 8 pelanggan lain