Dinas Peternakan dan Pangan Temukan Cacing Hati pada Hewan Kurban

0
649 views
Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya, SIK. bersama anggota polisi lainnya sedang memotong daging sapi, di halaman Mapolres Kendal.
Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya, SIK. bersama anggota polisi lainnya sedang memotong daging sapi, di halaman Mapolres Kendal.

Kendal, Investigasinews.net-Dinas Peternakan dan Pangan Kabupaten Kendal, Rabu(22/08) melakukan pemeriksaan daging sapi kurban di sejumlah tempat yang tersebar di 20 kecamatan.

Tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, menerjunkan 30 personil yang tersebar di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal, untuk memantau pelaksanaan penyembelihan dan pembagian daging kurban.

Setiap kecamatan, petugas yang memeriksa pemotongan sapi ini, bervariasi anggotanya sesuai dengan kebutuhan. Ada yang satu orang, dua orang, bahkan sampai tiga orang.

Menurut kasi teknik pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal dr. Iwayan Widada, kali ini dirinya menemukan cacing hati pada sapi di dua tempat yaitu di Desa Brangsong, Kecamatan Brangsong dan Desa Cepokomulyo, Gemuh.

“Sebetulnya, satu minggu sebelum hari raya idul adha ini, kami telah menghimbau ke sejumlah pengepul sapi agar sapi yang kurang sehat tidak dijual. Namun nyatanya, di hari idul adha ini masih saja ditemukan cacing hati pada hati sapi Kurban,”kata Iwayan Widada.

Untuk itu, Iwayan menghimbau, hati sapi yang terdapat cacing hatinya ini, agar tidak dikonsumsi, bahkan seyogyanya dikubur saja agar bakterinya tidak menyebar ke hewan lain.

Iwayan Widada mengatakan, agar tidak kecolongan lagi, makanya di Kecamatan Kendal, khusunya di Mapolres Kendal, dirinya dengan teliti dan seksama memeriksa kondisi hati sapi qurban yang hendak dibagikan ini.

Dari pemeriksaan ini, petugas tak menemukan daging kurban yang kurang layak maupun cacing hati pada sapi yang baru dipotong.

“Di Mapolres Kendal ini, empat sapi yang saya periksa, tak ada cacing hatinya. Semuanya sehat- sehat,”kata Iwayan Widada.

Iwayan Widada juga menghimbau, kepada panitia pembagian daging kurban/ untuk tidak menggunakan tas plastik berwarna karena kurang baik untuk kesehatan manusia dan menyarankan untuk menggunakan plastik makanan warna putih transparan sebagai pengemasnya. Tak hanya itu saja, untuk menghindari bau busuk petugas juga menyarankan kepada panitia kurban memisahkan antara daging dan jeroan daging sapi tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya mengatakan, pada tahun lalu, pihaknya menyembelih hewan kurban kambing sebanyak 19 ekor dan dua ekor sapi. Untuk tahun ini, pihaknya menyembelih empat ekor sapi dan 19 ekor kambing.

“Alchamdulillah, tahun ini kami bisa kurban empat ekor sapi, namun kambing masih tetap yaitu 19 ekor,”kata Kapolres Kendal, AKBP, Adiwiajya.

Menurut Kapolres, dari 19 kambing ini, 11 kambing lainya disalurkan ke tempat lain seperti di Masjid Agung Kendal dan di pondok- pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kendal.

“Maksud dan tujuan dari kurban sapi dan kambing ini, agar masyarakat kurang mampu bisa menikmati kebahagian di hari raya Idul Adha ini,”ujar Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya.(Andrew.S)

Tinggalkan Balasan