Perlu “Dipertanyakan” Kinerja Dishub Kendal Terkait Penutupan Jembatan Timbang Milik PT. Hutan Nilam Persada

0
34 views
Sejumlah pegawai Dinas Perhubungan berada di lokasi saat jembatan timbang itu dibangun.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net-Sepertinya ada yang tidak beres terkait penutupan jembatan timbang yang ada di jalan raya Pelabuhan Kendal, milik PT. Hutan Nilam Persada oleh Satpolkar Kabupaten Kendal, Rabu(20/50 lalu.

Pasalnya, pada saat jembatan timbang itu mulai dibangun beberapa bulan lalu, sejumlah pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal berada di lokasi menyaksikan pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara, jika dinalar, apakah mungkin, sekelas PT. Hutan Nilam Persada membangun jembatan yang memakan waktu lama itu, tanpa izin di dinas terkait terlebih dahulu.

Terlebih, jembatan timbang yang berada di dua lokasi itu juga dibangun di jalan menuju ke Pelabuhan, dimana petugas dari Dinas Perhubungan Kendal hampir setiap hari menjaga di Pelabuhan tersebut.

Hal inilah yang masih menjadi tanda tanya dari sejumlah pihak. Ada apa sebenarnya jembatan timbang yang sudah jadi itu tiba- tiba harus disegel atau ditutup.

”Harus dipertanyakan kinerja dari Dinas Perhubungan Kendal terkait pembangunan jembatan timbang ini,”kata salah satu warga sekitar berinisial BS.

Bupati Kendal yang datang ke lokasi mengatakan bahwa penutupan jembatan ini ia lakukan berkat laporan dari Dinas Perhubungan Kendal dan dirinya juga keberatan.

“Hingga saat ini pihak perusahaan belum melakukan komunikasi kepada Dinas Perhubungan. Ya terpaksa kami lakukan tindakan penutupan lewat Satpolkar,”kata Bupati Kendal Mirna Annisa, Rabu(20/5).

Kepala Sapolkar Kendal, Toni Wibowo mengatakan, jembatan timbang yang ditutup ini jumlahnya dua lokasi dan sudah diberi garis polisi pada Senin(18/5) lalu.

Toni mengaku, jika dua minggu kedepan jembatan timbang ini belum dibongkar oleh pihak perusahaan, dirinya dengan teman- teman teknis akan melakukan pembongkaran sesuai SOP yang ada.

“Saya harap, pihak perusahaan segera membongkar jembatan tersebut biar tidak mengganggu pengguna jalan lain,” pinta Toni Wibowo, Rabu(20/5).

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo, yang dimintai keterangan terkait masalah ini, tidak membalas ketika di WhatsApp. Ditelepon pun juga tidak mau mengangkat, padahal Hpnya aktif.(Likwi)

Tinggalkan Balasan