Dipertanyakan. Terdakawa Money Politik, Diputus Bebas

0
795 views
Suasana sidang di gedung Pengadilan Negeri Kendal
Suasana sidang di gedung Pengadilan Negeri Kendal, Rabu(18/04)
Suasana sidang di gedung Pengadilan Negeri Kendal
Suasana sidang di gedung Pengadilan Negeri Kendal, Rabu(18/04)

KENDAL, Investigasinews.net- Terdakwa kasus politik uang Zainudin, diputus bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendalyang terdiri atas Ketua Irlina dan anggota Popi Juliana dan Robby Alamsyah.

Atas putusan ini, membuat banyak orang yang kaget, termasuk para anggota Panwaslu Kabupaten Kendal dan Bawaslu Jateng.

Bahkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng meminta jaksa mengajukan banding terkait vonis bebas terhadap Zainudin tersebut.

Anggota Bawaslus Jateng, Sri Sumanta, mengatakan, pihaknya menghormati putusan hakim tersebut. Namun demikian, ia berharap jaksa penuntut umum mengajukan banding.

‘’Kami menghormati putusan hakim. Tapi, kami berharap jaksa mengajikan banding. Kami menduga terdapat kekhilafan dari hakim atas putusan tersebut,’’ katanya, Rabu (18/04).

Dalam sidang tersebut, hakim ketua Irlina mengaku, bahwa tidak terdapat unsur kesengajaan yang dilakukan Zainudin. Yang bersangkutan, membagikan amplop dan gambar paslon cagub dan cawagub jateng nomor urut dua dalam acara reses anggota DPRD Kendal, Rubiyanto.

“Zaenudin sama sekali tidak menyiapkan amplop berisi uang sebesar 50 ribu,”kata Irlina.
Menurut Irlina, saat Zaenudin hadir dalam acara tersebut, amplop yang berisi uang dan selebaran untuk ajakan memilih paslon Cagub dan Cawagub Jateng nomor 2 sudah dipersiapkan oleh Rubiyanto dan terdakwa diminta oleh Rubiyanto untuk membagikan amplop tersebut. Sehingga majelsi hakim memvonis bebas terhadap Zainudin.

Mendengar vonis tersebut, Zaenudin langsung melakukan sujud syukur dan ia segera dibawa pergi keluar ruangan oleh kader PKS.

Sementara, JPU Kejari Kendal, Edy Budianto, menyatakan, pihaknya masih pikir-pikir lagi untuk mengajukan banding atau tidak terkait hasil putusan hakim tersebut.

‘’Kami punya waktu tiga hari untuk mengajukan banding. Kami akan bahas dulu bersama tim jaksa lainnya,’’ katanya

(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan