DPRD Kendal Kawal Korban Jalan Tol ke Jakarta

0
617 views
terdampak tol batang semarang
Ketua DPRD Prapto Utono berdialog dengan korban Jalan Tol
terdampak tol batang semarang
Ketua DPRD Prapto Utono berdialog dengan korban Jalan Tol

Kendal. Investigasinews.net -Korban penggusuran proyek jalan Tol Batang – Semarang mendapat respon positip dari Ketua DPRD Kendal untuk dikawal ke Jakarta.

“Kami dan beberapa fraksi di Dewan besik tanggal 2/5/ akan kawal perjuangan mereka menemui DPR RI dan Kementerian terkait di Jakarta hingga berhasil ungkap Prapto kepada media investigasinews.net(30/4).

Prapto juga menambahkan bahwa pihaknya selama ini belum pernah diajak berunding oleh pihak panitia pembebasan lahan jalan yang melintasi daerahnya, namun ketika ada masalah justru kami yang menjadi tumpuan. “Besok memang kami menemui berbagai pihak terkait pemangku jalan Tol di Jakarta, agar kami juga mendapat dan lebih mengetahui permasalahannya agar nasib rakyat segera dapat solusi”.

Di sisi lain para korban jalan Tol Batang-Semarang masih bertahan dan menginap dengan mendirikan tenda terbuka di depan halaman gedung DPRD Kendal. Aksi ini semula akan berakhir tanggal 1/5 tetapi belum ada dan terpenuhuinya tuntutan mereka akhirnya tetap masih bertahan.

Rencananya tanggal 2/5/2018 mereka akan bersama-sama dengan rombongan dewan akan menemui Komisi V DPR RI di Jakarta.

Sementara itu Abdul Ghofur(32) salahsatu korban dari desa Nolokerto Kaliwungu yang rumahnya terkena dampak pembangunan jalan Tol Batang-Semarang akan menyampaikan tuntutannya sesampainya ke Jakarta kepada DPR RI Komisi sebagai korban dampak pembangunan jalan Tol Batang-Semarang menyampaikan tuntutan berupa : meminta untuk meninjau ulang terkait, ukuran tanah, ukuran lahan pekarangan.

Pokoknya saya akan tetap disini sampai tututan kami dipenuhui. Lebih lanjut Ghofur juga mengatakan aksi kami menginap dengan mendirikan tenda terbuka di halaman gedung DPRD Kendal sebagai rasa untuk memperjuangkan dan mempertahankan hak-hak kami, karena uang ganti rugi yang diberikan pengembang jalan Tol Batang-Semarang masih rendah. ” uang ganti rugi Rp.428 ribu permeter itu masih rendah dan masih belum cukup untuk membeli lahan tanah di desa, karena sekarang permeternya tanah sudah Rp.500 ribu.

Uang ganti rugi yang sudah dititipkan di pengadilan negeri Kendal belum saya ambil, saya kuatir bila saya ambil tidak cukup untu beli lahan lagi.”ungkapnya

Kemudian selama Aksi ini dijaga aparat kepolisian bergantian, bahkan DPRD Kendal juga menjamin kebutuhan makan dan minum serta fasilitas lain yang digunakan oleh peserta aksi selama menginap di Tenda di halaman gedung DPRD Kendal pungkas Prapto utono.

(Tim.red)

Tinggalkan Balasan