Galian C di Kecamatan Kemalang Diduga Ilegal. Dinas Terkait “Tutup Mata”

0
120 views
Kondisi Galian C di Kecamatan Kemalang Klaten.(FOTO:Invest/Tim)

Klaten, Investigasinews.net- Galian C di Kecamatan Kemalang Klaten diduga menyalahi aturan dan melanggar Perda Kabupaten Klaten.
Pasalnya, lahan yang semestinya diperuntukkan untuk tanaman atau kebun malah dikeruk dan diambil  pasir dan batunya, menyerupai waduk,  berkedalaman sekitar  4-5 meter.

Selain mengakibatkan kerusakan lingkungan juga menimbulkan dampak yang membahayakan. Ironisnya, pihak terkait termasuk Dinas Lingkungan Hidup(DLH) setempat membiarkan penambang itu beroperasi.

“Saya  miris melihatnya. Mengapa pihak terkait membiarkan hal ini. Tidak jelas diketahui apakah pihak Distamben Jateng sudah mengetahui situasi ini atau tidak,” kata seorang warga setempat, berinisial Sur, Jumat (22/5).

Sur meminta, instansi terkait  dan penegak  hukum  bertindak untuk menghentikan galian C yang diduga ilegal ini.

“Tolong  jangan tutup  mata. Jangan ada oknum aparat  yang  bermain  di penambangan galian C di Kabupaten Klaten ini,” ujar Sur.

Sur menyesalkan dinas terkait sengaja membiarkan adanya penambangan yang diduga ilegal ini tanpa memperhatikan akibat yang ditumbulkannya.

“Bupati Klaten harus turun tangan untuk memantau hal ini,” tandas Sur.

Seperti diketahui, izin yang wajib dimiliki dalam kegiatan usaha pertambangan  sesuai pasal158 UU No 4 tahun 2009 adalah izin usaha  pertambangan ( IUP ) dan  izin pertambangan  rakyat ( IPR )  atau izin usaha  pertambangan  kusus ( IUPK ).

Adapun  untuk  kegiatan  penampungan, pemanfaatan, pengelolaan, penjualan hasil pertambangan sesuai pasal161 UU No 4 tahun 2009 bila mana setiap  orang  yang melakukan usaha  penambangan  tanpa  IUP,  IPR,   ATAU  IUPK, sebagaimana  di  maksud dalam  pasal 37, pasal  40, ayat ( 3 ),  pasal  48,  pasal  67  ayat ( 1 ), pasal 74, ayat ( 1 ), ayat  ( 5 ) ,  dipidana  dengan  pidana, penjara  paling  lama    10 tahun dan  denda paling  banyak,  Rp.10 Miliar.(Tim)

Tinggalkan Balasan