Disperindag Kendal Operasi Pasar, untuk Tekan Kenaikan Gula Pasir

0
23 views
Warga sedang berjubel untuk membeli gula pasir.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net– Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal menggelar operasi pasar untuk menekan kenaikan harga gula pasir, Jumat (14/2/20).

Operasi pasar ini dilakukan menyusul adanya kenaikan harga gula pasir berkisar Rp 1500 hingga Rp 2000 perkilo gramnya, sejak beberapa hari terakhir di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kendal.

Dalam operasi pasar ini, Dinas Perdagangan(Disperindag) Kabupaten Kendal menggandeng PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kendal, Abdul Aziz, mengatakan, kenaikan harga gula pasir sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya harga gula Rp 12 ribu/kilo gramnya, akan tetapi sekarang sudah mencapai Rp 14 ribu/kilo gramnya.

‘’Dengan kondisi ini, perlu dilakukan operasi pasar untuk menekan harga gula agar tidak semakin melambung,’’ kata Abdul Aziz.

Harga gula kristal tersebut sekarang dijual Rp 14.000/kg dari sebelumnya Rp 12 ribu/kg atau mengalami kenaikan Rp 2.000/kilo gramnya.

Menurut Abdul Aziz, kenaikan ini ditengarai pasokan gula pasir yang semakin menipis. Kenaikan gula ini, tidak hanya di Kendal saja, melainkan merata di sejumlah kabupaten/kota lainnya.

“Sudah hampir satu bulan harga gula terus mengalami kenaikan. Karena itu kami bekerjasama dengan PT IGN Cepiring melakukan operasi pasar,”ujar Abdul Aziz.

Direktur PT IGN Nusantara, M Burhan Murtaki, mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah untuk menekan kenaikan harga gula. Operasi pasar menurut rencana dilakukan di empat lokasi, yakni Pasar Cepiring, Pasar Kendal, Pasar Kaliwungu, dan Pasar Weleri.

‘’Kami rencanakan masing-masing pasar sebanyak 500 kilogram gula pasir atau 500 bungkus. Namun, kami melihat dari permintaan masyarakat. Perkilogram gula pasir kami jual Rp 10.500. Dan kami batasi satu konsumen bisa membeli maksimal dua kilo gram,”jelas Direktur PT IGN Nusantara, M Burhan Murtaki.

Salah satu warga, Kasiyem(46), mengaku senang dengan adanya operasi pasar tersebut. Karena saat ini harga gula pasir memang sangat tinggi, mencapai Rp 14 ribu/kg.

‘’Saya senang bisa membeli gula dengan harga di bawah harga pasar,’’ ucap Kasiem.(Likwi)

Tinggalkan Balasan