Kagama Tanam 25 Ribu Mangrove dan Seribu Cemara Laut di Kawasan Pantai Kartika Jaya

0
356 views
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Kendal Mirna Annisa, mencicipi makanan di sela- sela penanaman mangrove dan cemaran laut.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Kendal Mirna Annisa, mencicipi makanan di sela- sela penanaman mangrove dan cemara laut di Pantai Kartika Jaya, Patebon Kendal.

Kendal, Investigasinews.net – Masyarakat Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal (11/04) bergotong royong memperbaiki kawasan hutan mangrove di pinggir Pantai Kartika Jaya.

Bersama Keluarga Alumni Universitas Gajahmada (Kagama), anggota TNI Polri, Pramuka serta sejumlah relawan, penananam mangrove dan cemara laut ini dilakulan.

Ganjar Pranowo, Ketua Umum PP Kagama, sekaligus Gubernur Jawa Tengah menjelaskan bahwa penanaman mangrove dan cemara laut ini, sebagai salah satu upaya reboisasi di kawasan pesisir pantai utara jawa yang diinisiasi oleh Kagama Jawa Tengah.

“Selain memperbaiki habitat pantai, mangrove ini punya manfaat yang banyak. Makanya penanaman ini dilakukan masyarakat setempat, Kagama dan para relawan,” kata Ganjar.

Tidak tanggung-tanggung, reboisasi ini menanam 25 ribu mangrove dan seribu cemara laut di sepanjang kawasan Pantai Kartika Jaya, Patebon Kendal.

Selain Ganjar, hadir juga Ketua Kagama Jateng Suryo Banendro, Bupati Kendal Mirna Annisa, anggota TNI-Polri, Pramuka serta relawan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan.

“Nanti, mangrove ini akan jadi sumber pakan yang banyak bagi ikan dan berkembang biak. Ada 25 ribu mangrove dan seribu cemara laut. Untuk mangrove ini juga punya manfaat lain yang banyak banget,” katanya.

Manfaat lain selain untuk habitat ikan, Ganjar mengatakan bahwa di sejumlah tempat di Jawa Tengah industri batik juga telah menggunakan mangrove sebagai pewarna alami. Dan juga untuk pelaku usaha kecil menengah juga telah menggunakan mangrove sebagai bahan dasarnya.

“Hampir semua pewarna batik alami pakai mangrove, selain ramah lingkungan harga jualnya juga sangat mahal. Selain itu, juga bisa buat sirup, dan kerupuk mangrove,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa berharap dengan perbaikan hutan mangrove di kawasan Pantai Kartika Jaya tersebut, selain bisa menjadi gerakan cinta lingkungan juga menjadi daya tarik wisata.

“Mungkin nanti bisa ada wisata track mangrove yang jadi daya pikat selain pantai Kartika Jaya. Dengan begitu akan menaikkan perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan