Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita, SH, M.Si : Kasus Kriminal di Tahun 2018 Turun

0
448 views

Kendal, Investigasinews.net-Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita, SH, M.Si., Senin(31/12) menggelar acara Press Rilis di ruang serbaguna dengan sejumlah wartawan yang sehari- hari melakukan peliputan berita di wilayah hukum Kendal.

Dalam kesempatan ini, Kapolres mengatakan bahwa, sepanjang tahun 2018 data ungkap kasus kriminalitas di Kepolisian Resor Kendal, mengalami penurunan sebanyak 40 kasus atau 30,3 persen.

Jika di tahun 2017 terdapat 132 kasus, namun di tahun 2018 hanya terdapat 92 kasus. Penurunan jumlah ungkap kasus ini dikarenakan angka kriminalitas menurun. Sedangkan jumlah tindak pidana pada tahun 2017 terdapat 150 kasus, di tahun 2018 hanya terdapat 108 kasus yang artinya turun 42 kasus atau turun 28 persen.

“Untuk ungkap kasus yang mengalami kenaikan yaitu kasus narkoba. Jika di tahun 2017 kasus narkoba jumlahnya 11 kasus, di tahun 2018 ini jumlahnya naik menjadi 26 kasus, atau naik 136 persen dan penyelesaian perkara mencapai 116,7 persen,”kata Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita, SH, M.Si.

Sementara, untuk kasus curat, curanmor, anirat, curas, perkosaan, penipuan dan perjudian, mengalami penurunan. Namun yang mengalami penurunan yang paling banyak yaitu perjudian 16 kasus di tahun 2017 dan turun menjadi enam kasus di tahun 2018 ini atau turun 267 persen, dengan penyelesaian perkara turun dari 17 kasus di tahun 2017 menjadi enam kasus di tahun 2018 atau turun 283 persen.

Sedangkan untuk kasus pembunuhan prosentasinya tetap, yaitu di tahun 2017 terdapat satu kasus, namun di tahun 2018 terdapat satu kasus. Untuk kejadian kebakaran naik dari 22 kasus di tahun 2017 dan menjadi 23 kasus di tahun 2018 atau naik 4,5 persen.

Dalam bidang laka lantas, angka kecelakaan lalulintas mengalami penurunan. Jika di tahun 2017 sebanyak 283 kasus, di tahun 2018 turun menjadi 259 atau turun 8,5 persen, dengan penyelesaian perkara 240 kasus di tahun 2017 dan 222 kasus di tahun 2018 atau turun 7,5 persen.

Untuk korban meninggal dunia, turun 29 orang atau 27,4 persen dengan rincian tahun 2017 terdapat 106 orang dan di tahun 2018 hanya 77 orang. Sedangkan kerugian meterial turun 24,4 persen dari Rp. 184.085.000,- di tahun 2017 dan menjadi Rp. 139.250.000,- di tahun 2018.

“Faktor penyebab kecelakaan antara lain karena human error, ketidaktertiban pengendara terhadap rambu-rambu lalulintas. Ini bisa dilihat dari angka pelanggaran yang mengalami kenaikan di tahun 2017 ada 35.274 kasus, dan menjadi 47.286 kasus di tahun 2018 atau naik 34,1persen,”ujar Kapolres Kendal AKBP, Hamka Mappaita, SH, M.Si.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan