Kasus Positif Covid-19 di Kendal Terus Alami Peningkatan.

0
5 views

Kendal, Investigasinews.net-
Hasil rapat koordinasi penegakan hukum penanganan Covid-19 di Kendal, akhirnya ditindaklanjuti Tim Gugus untuk meningkatkan batas minimal sanksi administrasi yang semula Rp 20 ribu menjadi Rp 50 ribu.

Pengumuman penetapan penegakan hukum penanganan Covid-19 disampaikan langsung oleh Sekertaris Daerah(Sekda) Kendal Moh Toha, di Ruang Ngesti Widhi, Senin (21/9).

“Kasus positif Covid-19 yang terjadi di Kendal, beberapa hari terakhir mengalami peningkatan,” kata Sekda Moh Toha.

Sekda mengatakan, kasus positif untuk per hari mengalami peningkatan mencapai 20 kasus.

Sebelumnya, kasus positif awal September diantara lima hingga 10 kasus, namun hari demi hari terutama tiga hari terakhir kasus positif meningkat sampai 20 kasus untuk per harinya.

Berdasarkan adanya peningkatan kasus yang terus terkonfirmasi positif per harinya, Tim Gugus telah sepakat untuk meningkatkan batas sanksi administratif yang diberlakukan pada Perbup Nomor 67 tahun 2020, yang sebelumnya denda administrasi minimal Rp 20 ribu dan maksimal Rp 200 ribu, menjadi minimal Rp 50 ribu dan maksimal Rp 200 ribu.

“Tujuan peningkatan sanksi administrasi adalah untuk memberikan efek jera kepada masyarakat. Hal ini lantaran hukuman sanksi sosial berupa menyapu fasilitas umum, menyanyikan lagu Nasional dan sanksi denda Rp 20 ribu yang sudah berjalan dinilai belum membuat jera masyarakat yang melanggar,” ujar Sekda.

Adapun penerapan jam malam akan dilakukan secara ketat, telah disepakati penetapannya maksimal pukul 21.30 WIB, kegiatan operasi penertiban akan kembali ditingkatkan dengan menyasar pertama adalah penggunaan masker.

Sebagai informasi tentang Covid-19 yang sering dipublikasikan di media sosial Dinas Kesehatan Kendal, akan dipublikasikan juga di beberapa tempat umum dengan tujuan masyarakat bisa melihat langsung perkembangan kasus Covid-19 tersebut. (Likwi)

Tinggalkan Balasan