Ketua GNPK Jateng: Dico Jangan Terlalu Ikuti Kata ” Pembisik” untuk Angkat Kepala Dinas

0
35 views
Bupati Kendal Kendal terpilih, Dico M Ganinduto saat berbincang dengan sejumlah wartawan.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net-Bupati Kendal terpilih, Dico M Ganinduto berjanji tidak akan terburu-buru melakukan reposisi para pejabat Kendal, setelah enam bulan dari dirinya dilantik menjadi bupati yang sah.

“Saya tidak akan terburu-buru. Saya ingin merangkul semua pihak,” kata Dico saat koordinasi dengan sejumlah wartawan di Kediamannya Jalan Kebon Raya 2 No 3 RT 07/06 Kelurahan Langenharjo, beberapa waktu lalu.

Menurut Dico, dirinya justru sudah mengetahui jika di Pemkab Kendal, saat ini terdapat tujuh kepala dinas yang masih kosong jabatannya.

“Untuk kekosongan jabatan ini, saya akan konsultasikan dengan Kemendagri RI terlebih dahulu sesuai arahannya,” ujar Dico.

Dico mengaku, saat ini dirinya ingin menjadi pendengar yang baik, mendengar masukan dari berbagai kalangan sebagai bahan percepatan program kerja Bupati Kendal yang akan dimasukan ke RPJMD Kendal.

“Saya biasa turun ke lapangan. Kemarin juga ke Curug Sewu. Karena fokus saya saat ini adalah industri dan pariwisata,” paparnya.

Bahkan, dirinya juga sempat mampir ke Kantor PT Kawasan Industri yang ada di Cikarang Jawa Barat untuk menyampaikan harapan Pemerintah Kabupaten Kendal terkait investasi dan industri di Kendal ke depan.

“Saya akan melindungi para investor yang masuk di Kendal. Tentunya untuk meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat Kendal,” terangnya.

Sementara itu, ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi(GNPK) Jawa Tengah, HR. Mastur Darori, berharap kepada Bupati Kendal Dico M Ganinduto, bisa membawa Kendal lebih baik.

“Dia harus bisa melihat dengan mata hatinya dan tidak terlalu menuruti “pembisik” yang justru akan menguntungkan segelintir orang atau kelompok partai pengusung bahkan pendukung,” kata Ketua GNPK Jawa Tengah, HR. Mastur Darori.

Menurut Mastur, terlepas kabar ini benar atau tidak, sekarang sudah ada oknum tertentu yang blusukan mengaku- ngaku bisa mencarikan posisi pejabat.

“Semoga saja kabar ini tidak benar, sehingga Kendal bisa berjalan dengan baik tanpa mengedepankan kepentingan politik dan golongan,” pintanya.

Kalau bisa, imbuh Mastur, pengangkatan kepala dinas dilakukan dengan cara fit and proper test dan target capaian dalam kurun waktu tertentu.(Likwi)

Tinggalkan Balasan