Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama, Jawa Tengah: Penolakan Jumatan Prabowo Tidak Benar.

0
606 views
Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama, Jawa Tengah, Akhmad Robani Albar.
Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama, Jawa Tengah, Akhmad Robani Albar.

Semarang, Investigasinews.net- Setelah viral pemberitaan dugaan penolakan shalat Jum’at untuk Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subiyanto oleh Kyai Khanif Ismail selaku Takmir Masjid Agung Kauman Semarang yang diunggah di Media Sosial(medsos) dan berbagai media masa, maka Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama, Jawa Tengah, Akhmad Robani Albar angkat bicara.

Ia menyayangkan berita tersebut yang terlalu dibesar-besarkan dan terkesan ada “pemlintiran”berita. Sebenarnya apa yang disampaikan ketua takmir Masjid Kauman Semarang, tidak ada yang salah.

“Karena memang menurut Undang-Undang Pemilu No.7 Tahun 2017 Pasal 280 ayat 1 huruf h bahwa kampanye ditempat ibadah memang dilarang,” kata Akhmad Robani Albar Jum’at (15/2).

Robani meminta agar pelintiran berita-berita yang terkesan menyudutkan kyai agar segera dihentikan. Kemudian kepada semua jamaah nahdliyin agar bisa bersama-sama meluruskan pemberitaan tersebut yang sudah beredar di Media Sosial.

“Kami minta semua pihak untuk menghentikan berita-berita yang menyudutkan kyai yang kami hormati, karena kyai tak pernah melarang siapa pun untuk sholat di Masjid,” pinta Robani.

Bahkan, Robani berencana akan menempuh jalur hukum, jika masih ada pihak-pihak yang masih memelintir dan atau membuli kyai.

“Intinya, penolakan jumatan Pak Prabowo itu tidak benar. Karena yang ditolak kampanyenya di Masjid. Makanya jika ada yang masih memelintirnya, kami akan menempuh jalur hukum,” ujarnya.

Diketahui, Capres nomor urut 2, Prabowo Subiyanto, kenyataannya bisa melaksanakan shalat Jum’at (15/2) bersama jamaah lain di Masjid Agung Kauman Semarang berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada penolakan dari siapa pun. (TIM)

Tinggalkan Balasan