Solo, Investigasinews.net-Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Dahlan Rais, M.Hum, Minggu(01/09/19) membuka Kejuaraan Tapak Suci Dunia ke 1 di GOR Sritex, Sriwedari Solo.

Dalam sambutannya, Dahlan Rais mengatakan bahwa Silat Tapak Suci merupakah sarana dakwah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Coba kita resapi bait-bait pada Mars Suci yang sangat menyejukkan dan menakjubkan ini,” katanya.

Dahlan Rais juga menuturkan bahwa even kejuaraan Tapak Suci Dunia ini digelar merupakan raingkaian kegiatan menyongsong Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah yang akan dilaksanakan pada tanggal 1-5 Juli 2020 mendatang di Solo.

“‘Kegiatan ini semacam kulo nuwun untuk Muktamar agar masyarakat mengetahuinya,” ujarnya.

Ketua Panitia Kejuaraan Tapak Suci Dunia ke 1, Wiwoho Aji Santoso, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan prestasi serta mendorong silat agar masuk dalam Olimpiade 2020 mendatang yang bakal digelar di Solo.

“Tapak Suci bagi Muhammadiyah merupakan sarana untuk berdakwah, karena tidak hanya kekuatan fisik tapi juga kekuatan iman dan akhlaq,”katanya.

Ketua PP Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo mangatakan bahwa Kejuaraan Tapak Suci Dunia ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi silat dunia di Olimpiade.

“IPSI harus terus berusaha agar silat bisa masuk pada Olimpiade, karena secara historis silat awal mulanya dari Tapak Suci yang kini semakin mendunia,”katanya.

Afnan juga menuturkan bahwa untuk kejuaraan Tapak Suci Dunia ke 2 rencananya akan digelar di Jakarta pada 2021 mendaatang DKI Jakarta.

“Jakarta sudah bersedia untuk menjadi tuan rumah kejuaraan Tapak Suci Dunia ke 2. Namun ini perlu kita rapatkan terlebih dahulu agar segala sesuatunya bisa berjslan dengan baik,”ujarnya.

Sementata itu, manajer Kontingen Tapak Suci Jawa Tengah, HR. Mastur Darori, mengungkapkan kegembiraannya atas berlangsungnya kegiatan ini, karena cukup sukses dan bisa dihadiri hampir semua angkatan Tapak Suci.
yang bisa dijadikan ajang reuni bagi semua angkatan,”

“Alchamdulillah, saya bisa ketemu dengan teman-teman lama se-angkatan saya waktu dulu latihan di Yogya. Tadi ada pak Joko yang melatih di Jerman, juga teman saya yang di Singapura, dulu sama-sama pernah latihan bersama di Yogya,” kata Mastur Darori.

Menurut Mastur Darori, kejuaraan Tapak Suci Dunia ke 1 ini selain bisa bertujuan untuk ajang silaturahmi dan peningkatan prestasi, juga bisa dijadikan sebagai ajang promosi awal untuk menyongsong Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah yang akan digelar di Solo pada Tahun 2020 mendatang.

“Kegiatan ini diikuti oleh 546 peserta dari 28 Propinsi se Indonesia dan 14 Negara,” ujar Mastur Darori.

Pembukaan kegiatan yang cukup meriah ini, dihadiri wakil dari Menpora, para Pimpinan Pusat Muhammadiyah(PPM) dan tamu undangan lainya. (Tim)

Related Post

Tinggalkan Balasan

investigasinews logo
Jam Layanan & Info
Telp. (024)350608874 HP. 081225741058
Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabung dengan 9 pelanggan lain