Kisruh dualisme Kepemimpinan Partai berkarya Jawa Tengah

0
1.956 views
DPD partai berkarya
DPD partai berkarya
DPD partai berkarya
DPD partai berkarya

Solo. Investigasinews.net – Kekisruhan di tubuh pengurus jajaran partai berkarya jawa tengah terus berlanjut belum ada titik temu,sementara jajaran DPD partai berkarya sejawa tengah saling bermanuver hingga sejumlah oknum ketua DPD berkarya saling tegang nyaris terjadi adu jotos.berikut laporan wartawan investigasinews.net di lor in hotel yang mengikuti jalanya rapimwil.

Tanggal 21/5/18 DPD partai berkarya Jawa Tengah mengambil alih rakorwil via surat undangan yang di tujukan kepada semua ketua DPD berkarya Jawa Tengah ,yang semula adanya rakorwil di lorin solo hotel di prakarsai oleh kelompok wakil ketua umum berkarya yaitu begug purnomosidi.hari senen kemarin para kader berkarya dengan pakaian serba kuning memenuhi ruangan sidang di bal rom kencono entah yang berpakian serba kuning itu pengurus kader sungguhan atau tidak faktanya banyak yang terungkap orang orang sewaan dari kubu rivalnya Ketua DPW Jawa Tengah tampak menguasai ruangan sidang.

Tepat pukul 11.00 wib kader pendukung Ketua DPD Jawa Tengah ketua DPD masuk ruangan sidang namun terhambat masuk oleh oleh orang orang security yang sudah di sekenario oleh wakil ketua umum berkarya,sehingga para pendukung ketua DPW berkarya jawa tengah yang sah berontak.Rio Capelea berontak dan berteriak melawan satpam penjaga “kamu ini satpam atau tukang jaga satpam tidak berhak menjaga sidang yang menjaga sidang adalah garda dan satgas.” teriak Rio pemuda asal Indonesia Timur.

Suasana masih memanas di dalam arena sidang tampak Sekjen partai berkarya masih memberikan pandangan umum tentang rakorwil yang di tingkatkan menjadi rapimwil,sementara pimpinan sidang rapat koordinasi di pimpin langsung oleh begug purnomosidi selaku ketua umum dalam arahanya mantan bupati wonogiri itu tampak sudah melakukan setingan memaksakan kehendak rakorwil di tingkatkan menjadi rapimwil dengan rapimwil harapan mantan orang nomor satu wonogiri itu untuk mempermudah mengganti kedudukan ketua DPW Jawa Tengah.

Belum selesai dalam pendapatnya pimpinan rapat mempersilahkan para ketua DPD berkarya seluruh Jawa Tengah menyampaikan pendapatnya tentang agenda rakorwil pada pukul 12.00 wib rapat berlangsung dan tambah panas suasana. ,Makhasin Ketua DPD berkarya kudus tampak berambisi penuh dendam bersemangat pingin melengserkan ketua DPW yang sah namun usulan pendapat Makhasin di sanggah oleh Nurhadi sekretarisnya sendiri yang bersebrangan dengan Makhasin mereka berdua saling ngeyel mempertahankan pendapat masing masing dan nyaris saling pukul di ruang sidang sempat di lerai oleh satgas garda.

Sementara Mico ketua DPD berkarya Purworejo yang di kabarkan berambisi menduduki jabatan ketua DPW berkarya Jawa Tengah memberikan usulan yang memojokan kinerja ketua DPW Jawa Tengah dalam usulan itu justru Miico di tentang oleh Ari ketua DPD berkarya Banjarnegara yang sempat ribut dan nyaris fisik dengan suara lantang Ari membeberkan maksud ambisi Mico.”ini sidang rakorwil ya rakorwil bukan rapimwil karena surat undangannya rakorwil bukan rapimwil” tegas pria berperawakan gendut.

Para kader berkarya di Jawa Tengah justru menyayangkan sikap Mico yang arogan layaknya seperti petugas keamanan,sikap arogan yang tak bersopan santun Mico di tunjukan di saat Rizal ketua DPD berkarya kota Tegal masuk di arena sidang dengan mendekati Rizal. Mico menarik dan menyeret Rizal keluar sidang atas perilaku arogan Mico itu atas provokatif agus mantan ketua DPD Tegal kota yang sudah di pecat.”ya gak apa apa orang seperti itu tinggal kita melihatnya saja masih awet saya atau dia ” terang Rizal. Dalam sidang yang semakin memanas itu tampak di luar sidang satgas garda Rio capelea meluapkan kemarahanya dengan mengedor pintu kemarahan pemuda asal indonesia Timur itu di picu oleh pendata absensi yang justru tidak memberi kartu peserta rapat ketua DPD Kota Semarang, Rembang, Blora, Jepara serta DPD Pati yang tidak di bolehkan masuk ruang sidang.
Tepat pukul 14.00 wib acara rapat masih berlangsung tegang tampak sekjen Priyo Budi Santoso memberikan arahan kepada seluruh peserta rakorwil dalam arahan Priyo justru ketua DPW .Jawa Tengah interupsi meminta waktu agar dirinya juga harus di beri kesempatan memaparkan orasinya. Slamet warsito yang tampak dianiaya dengan modus sinetron politik itu menyampaikan pendapatnya,”saya tidak setuju jika rakorwil di jadikan menjadi rapimwil,bahwa berkarya di jawa tengah bisa menjadi besar berkat perjuangan bersama akan tetapi perjuangan ini justru di nodai oleh kelompom orang orang yang tidak suka”.terang Slamet Warsito yang tampak bekaca kaca.
dalam rapat sidang rakorwil memang Slamet Warsito sengaja di permalukan di hadapan para ketua DPD se Jawa Tengah namun Slamet Warsito tak gentar tak bergeming,”siapa di antara para ketua DPD se Jawa Tengah yang tidak menerima uang pribadi dari saya ayo ngacung,” ungkap Slamet Warsito tegas.

Memang Slamet Warsito demi cintanya membangun partai berkarya di sertai pengorbanan yang luar biasa demi berkarya orang tua Slamet Warsito yang sakit sering di tinggalkan demi cintanya kepada partai berkarya namun Tuhan berkehendak lain semangatnya jatuh bangun membangun berkarya orang tua ketua DPW Jawa Tengah itu menghadap yang kuasa.

Pukul 18.00 wib rapat di tutup bersamaan datangnya magrib untuk berbuka puasa.tepat pukul 20.00wib sidang di buka kembali pimpinan sidang mengarahkan kepada semua ketua DPD agar memberikan pendapatnya antara setuju rakorwil menjadi rapimwil.setuju rapimpil dengan penambahan pengurus.dan tidak setuju rapimwil setuju penambahan pengurus ketiga alternatif pilihan para ketua DPD berkarya Jawa Tengah justru di giring oleh mantan Bupati Wonogiri itu untuk menjatuhkan kedudukan Slamet Warsito.dalam penyampaianya mantan Bupati yang juga dalang itu selalu menggiring opini agar secepatnya rapimwil dengan hasil keputusan Slamet Warsito lengser dari ketua DPW Jawa Tengah.

Pukul 22.00wib terjadi rebutan pendapat saat sekjen Priyo mengumumkan ketua DPD berkarya Jepara maju untuk menyampaikan pendapat Kiswadi menyampaikan pendapatnya tiba tiba maju yang bernama Agustriwahono langsung menyerang dan memukul kiswadi.agus triwahono yang sudah di pecat dari ketua DPD Jepara itu merasa tersinggung.

Terjadinya adu fisik keduanya sempat di pending oleh sekjen.sementara kiswadi yang sempat di pukul oleh mantan penjaga pasar itu terkilir jarinya.”biarkan saja yang benar dan tidak pasti kelihatan ” ujar kiswadi.pukul 23.00wib ternyata pimpinan rapat tidak bisa melengserkan Slamet Warsito dengan di barengi teriakan teriakan dari peserta rapat yang duduk di belakang yang anti Begug.

Kisruh ini tidak lepas dari isu yang dihembuskan bahwa “20 juta per DPD ” isu tersebut menuduh ketua DPD berkarya Grobogan ada di balik dalang ontran ontran kisruhnya partai berkarya di Jawa Tengah,di duga bagi ketua DPD yang menyetujui voting dapat suap 20 juta per DPD agar ketua DPW Jawa Tengah Slamet Warsito di ganti,karena mereka sangat berambisi gila kedudukan dengan menghalalkan segala cara”.

(tim)

Tinggalkan Balasan