Kodim 0710/Pekalongan Bantu Keluarga Dasirin

0
421 views


Pekalongan, Investigasinews.net-Miris medengarnya, dimana pada era yang sudah sedemikian maju namun masih ada keluarga yang harus tinggal di gubug dekat kandang kerbau. Tapi itulah kenyataan yang dialami Dasirin beserta anak dan istrinya. Mereka tinggal di sebelah kandang kerbau di hutan kawasan Bukit Mengger, Dukuh Mengger, Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Informasi tersebut kini ramai diperbincangkan dan menghiasi beberapa media cetak, online maupun media sosial. Do’a dan harapan selalu disampaikan nitizen agar keluarga Dasirin dapat segera mendapatkan bantuan dan tinggal ditempat yang layak sebagaimana masyarakat inginkan.

Menanggapi dan menindaklanjuti hal tersebut, Kodim 0710/Pekalongan bersama unsur terkait lainnya hari ini mulai mengerjakan pembangunan rumah untuk kelurga Dasirin. Dimana sebelumnya Kodim 0710/Pekalongan telah berkoordinasi dengan Polsek Talun, Trantib Talun, Kepala Desa Sengare dan masyarakat di sekitar perkampungan terkait rencana bantuan untuk keluarga Dasirin.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat meninjau lokasi pembangunan rumah Bapak Dasirin, Senin (3/9), menyampaikan saat ini Dasirin yang bernama Wiwit dan Vivi sudah mendapatkan perawatan di RS Kajen yang difasilitasi oleh Bupati Pekalongan Bapak Asip Kholibi, S.H., M.Si.

“Kedua anak Pak Dasirin saat ini sudah dibawa ke RS Kajen Pekalongan untuk mendapatkan perawatan, dan itu gratis. Untuk sementara diindikasikan putiri Pak Dasirin mengalami kelumpuhan sehingga harus diambil tindakan lebih lanjut,”kata Dandim

Dandim mengatakan, saat ini sudah dimulai pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Dasirin. Pembangunan rumah ini juga difasilitasi oleh Pemda Kabupaten Pekalongan dan tenaganya dari Babinsa dan Babinkamtibmas wilayah Talung dibantu masyarakat sekitar. Setiap harinya Danramil dan Kapolsek Talun akan berada di lokasi ini untuk memantau perkembangannya, sehinga pembangunan dapat selesai sesegera mungkin.

“Setiap harinya akan ada sekitar 30 orang dari Babinsa dan Babinkamtibmas dibantu masyarakat setempat, sehingga diharapkan dalam waktu maksimal dua minggu sudah selesai dan dapat ditinggali,”ujar Dandim.

Pada kesempatan yang sama, Kapores Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.S yang ikut dalam peninjauan menuturkan bahwa, membantu warga seperti yang dialami oleh Pak Dasirin dan Ibu Sarkonah merupakan kewajiban kita bersama.

“Warga Pekalongan harus saling peduli, walaupun tempat kita berjauhan namun kita wajib membantu, bukan hanya berupa materi tetapi juga dengan do’a,” harap Kapolres.

Peninjauan dan pemberian bantuan kali ini juga diikuti oleh Ibu-ibu Persit Kodim 0710/Pekalongan dan Ibu-ibu Bhayangkari Polres Pekalongan serta dari Dinas Sosial Kab.Pekalongan.(Tim)

Tinggalkan Balasan