Korban Penipuan Penggandaan Uang Lapor ke Polda Jateng.

0
610 views

Semarang, Investigasinews net- Seorang warga Semarang, berinisial AGS, Jumat(20/07) mengadu ke Polda Jateng  atas dugaan penipuan penggandaan uang yang dialaminya.

“Pada pertengahan tahun 2016 lalu, saya ketemu HS di Masjid Agung Demak. Saat ketemu itu, HS menawarkan jasa bisa melipatkandakan uang untuk bayar utang. Karena tertarik, saya mengikuti tawaran HS dan saya pun menyerahkan uang sebesar  Rp 20 juta untuk uberampe,”kata AGS.

Menurut AGS, dia secara terus menerus memenuhi persyaratan untuk ritual penggandaan uang hingga totalnya mencapai Rp 650 juta. Dan uang sebanyak itu hingga kini belum kunjung bertambah dan juga tidak dikembalikan. Padahal dia  sudah berulang kali minta untuk dikembalikan, tapi HS selalu menghindar.

Apalagi,  belakangan diketahui bahwa ternyata HS merupakan salah seorang komplotan jaringan penggandaan uang di Wilayah Magelang dan Boyolali. Mengetahui hal tersebut, korban akhirnya melaporkan kasus yang dialaminya ini ke Polda Jateng.

LSM Aliansi Indonesia ( AI), Fery selaku pendamping AGS, membenarkan adanya dugaan penipuan penggandaan uang yang dialami korban AGS. Dan korban AGS sudah melaporkan kasus ini, karena sebelumnya telah dimediasi di Polres Boyolali, tapi belum juga tuntas.

“Saya hanya mendampingi korban, karena telah dirugikan oleh HS,”kata Fery.

Sementara itu pihak Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polda Jateng, Muljono, mengatakan bahwa dalam kasus ini pihaknya belum menerima barang bukti yang bisa digunakan untuk menjerat pelaku.

“ Kasus penipuan ini harus ada bukti permulaannya, karena kami sifatnya hanya menerima, dan saya sarankan agar segera membuat pengaduan ke Direskrimnum Polda Jateng,” ujar Mulyono ( Tim/pwoi).

Tinggalkan Balasan