Makam Digusur Ahli Waris tak Dapat Ganti Rugi

0
811 views
Suasana Pembongkaran Makam di Dusun Terate, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong
Suasana Pembongkaran Makam di Dusun Terate, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong
Suasana Pembongkaran Makam di Dusun Terate, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong
Suasana Pembongkaran Makam di Dusun Terate, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong

Kendal, Investigasinews.net- Pemakaman umum di Dukuh Terate, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong, terkena penggusuran untuk jalur tol Batang- Semarang. Jenazah yang ada di makam itu, untuk beberapa hari terakhir, dipindahkan ke tempat lain.

Proses pembongkaran jenazah tersebut, dilakukan oleh pihak ketiga atas petunjuk dari PT. Waskita. Menurut pekerja borongan bernama Sukamto, biaya pembongkaran dari pihak ketiga per makam atau per jenazah, sebesar Rp 1,3 juta. Rp 850 ribu masuk ke pihak ketiga selaku tim pembongkar makam, sedangkan yang Rp 450 ribu masuk ke kas desa.

“Uang yang masuk ke kas desa, nantinya digunakan untuk biaya perbaikan sekitar makam tempat jenazah dievakuasi dari makam yang sekarang ini, dibongkar,”kata Sukamto, Selasa(24/04).

Sedangkan bagi ahli waris yang makamnya dibongkar, tak menerima sepersenpun ganti rugi dari penggusuran makam ini. Hanya saja, ahli waris tidak direpotkan lagi mengeluarkan biaya untuk selamatan, karena biaya tersebut sudah ditanggung oleh pihak ketiga yang ditunjuk waskita selaku pemborong proyek jalan tol.

“Memang kesannya ahli waris terima ganti rugi atas pembongkaran makam tersebut. Namun realisasinya, uang sebanyak Rp.1,3 juta itu diterimka oleh pihak ketiga dan pihak desa,”kata Muhadi, salah satu ahli waris.

Menurut Muhadi, harusnya ahli waris diberi uang ganti rugi meski tidak banyak atau sekedar cukup untuk ganti uang lelah saja, namun ternyata tidak ada sama sekali, dan justru dibikin rept saja.

Sementara, borongan pembongkar makam, persatu makam sebesar Rp 250 ribu, yang dikerjakan oleh tiga orang. Sedangkan perhari, tiga orang pekerja ini bisa membongkar makam sebanyak empat makam, dan hasilnya dibagi bersama, setelah dipotong untuk membeli rokok, minum dan makanan kecil.

(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan