Mastur Darori:Olah Raga Futsal,”Kurang Perhatian dari Pemkab”

0
594 views


Kendal, Investigasinews.net- Siapa tak kenal dengan sosok pria bernam Mastur Darori, SH., MSi.(60), warga Sukorejo Kendal ini. Dia adalah seorang pengusaha sukses dan pemilik perkumpulan atau klub futsal Pusakamas di desanya.

Untuk beberapa tahun terakhir ini, klub futsal yang dia bina baik perempuan dan laki- laki, sering bertanding untuk mengikuti event- event fusal tingkat lokal dan Propinsi. Bahkan, anak- anak asuhnya juga sering meraih juara baik juara harapan, juara tiga, dua dan pertama.

Namun sayangnya, apa yang dia lakukan untuk mengembangkan olah raga futsal, yang secara langsung bisa mengangkat nama baik Kendal, justru kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat.
Bahakan tak jarang dirinya harus mengeluarkan biaya banyak agar anak- anak asuhnya bisa meraih juara sekaligus mengembangkan bakatnya dalam bidang olah raga futsal.

“Saya prihatin terhadap nasib olah raga futsal di Kendal ini. Kok kurang perhatian dari para pengusaha maupun Pemerintah Kabupaten Kendal. Padahal olah raga juga bisa mengangkat nama baik Kabupaten Kendal,”kata Mastur Darori(19/08).

Menurut Mastur, pada September 2018 mendatang, di Kota Tegal akan diadakan kejuaraan futsal Pro Liga Nusantara. Sementara, informasi terkait hal ini saja, Pemkab Kendal khususnya Dinas Pendidikan dan Olah Raga(DINPORA) tidak proaktif meski hnya sekedar memberikan informasi saja.

“Banyak pemain fusal yang datang ke tempaku. Mereka intinya mengeluhkan kurangnya perhatian, terutama masalah transportasi,” ujar Mastur Darori.

Untuk itu, Mastur berharap, Pemerintah Kabupaten Kendal bisa lebih memperhatikan bibit- bibit olah raga terutama dari olah raga futsal.

Sementara itu, Kepala DISPORA Kendal Tavip Purnomo, yang dimintai keterangan terkait masalah ini lewat Whatsappnya, mengatakan bahwa pada hakekatnya pembinaan olah raga adalah tanggung jawab kiita semua. Pemda melalui hibah ke Koni, sudah mengakomodir keperluan cabor-cabor yg sudah terdaftar.

”Itupun masih jauh dari cukup. Jadi manakala ada club ikut event, seharusnya koordinasi dengan induk cabor,”kata Tavip Purnomo.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan