Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Gerakan Indonesia Bersih Merupakan Salah Satu Komponen dari Gerakan Revolusi Mental.

0
528 views

Kendal, Investigasinews.net – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Minggu(24/02) bersama ribuan warga Kendal dan sekitarnya serta sejumlah komunitas, ramai-ramai membersihkan sampah di Pantai Sendang Sikucing Rowosari Kendal.

Turut dalam gerakan peduli sampah ini, Bupati Kendal Mirna Annisa, Forkopimda Kendal dan sejumlah generasi Millenia Pecinta Lingkungan(MPL). Mereka, juga bersama- sama memunguti sampah di sekitar lingkungan pantai Sendang Sikucing tersebut.

Dalam sambutanya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 adalah momentum yang sangat berharga dalam membangun kesadaran untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang sangat pelik dan kompleks.

“Gerakan Indonesia Bersih merupakan salah satu komponen dari Gerakan Revolusi Mental yang tertuang dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2016,”katanya.

Peringatan HPSN tahun 2019 mengambil tema Gerakan Indonesia Bersih, dengan sub tema: “Kelola Sampah, Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai”.

Dikatakan, Gerakan Indonesia Bersih mencakup langkah-langkah pertama, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan, satuan kerja, dan komunitas.

Kedua, peningkatan sinergi penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat, pengembangan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terintegrasi termasuk kali bersih, sarana dan prasarana pelayanan publik.

Ketiga, penyempurnaan peraturan perundang-undangan (deregulasi), pemberian kemudahan bagi perusahaan/swasta/lembaga yang melakukan pengelolaan sampah, mengutamakan peran serta masyarakat di dalam menunjang perilaku bersih dan sehat, serta peningkatan penegakan hukum di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Merangkum HPSN ke dalam Gerakan Indonesia Bersih menjadi penting dan sungguh menggembirakan, karena dengan demikian secara prinsip terbangun kolaborasi esensi pokok mengatasi sampah untuk kebersihan,”ujarnya.

Selanjutnya sebagai amanat dari Perpres nomor 97 Tahun 2017 tersebut, Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota diwajibkan untuk menyusun dokumen Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah paling lama dalam waktu satu tahun sejak ditetapkannya Jakstranas.

“Setiap daerah, perlu membuat perencanaan pengurangan dan penanganan sampah di daerahnya masing-masing. Sampai dengan Januari 2019, tercatat baru 308 kabupaten/kota dan 15 Provinsi yang telah menyelesaikan dokumen Jakstrada. Pada tahun 2018 dengan penduduk 265 juta, jumlah timbulan sampah di Negara kita mencapai 65,79 juta ton/tahun dimana jumlah sampah terkelola mencapai 72% atau meningkat dari 64,76% dari tahun 2015,”imbuhnya.

Tak hanya itu, terjadi pula peningkatan persentase angka pengurangan sampah. Pada tahun 2015 pengurangan sebesar 1.74%, meningkat menjadi 2,76% pada tahun 2018. Sedangkan penanganan sampah pada tahun 2015 sebesar 62,96% meningkat menjadi 68,83% pada tahun 2018. Komposisi sampah plastik tahun 2016 sebesar 16% dari timbulan sampah nasional, menurun menjadi 15 % pada tahun 2018. Demikian halnya dengan TPA (tempat pemrosesan akhir) open dumping yang semakin berkurang dari 55% tahun 2015 menurun menjadi 45% pada tahun 2018.

Sementara itu, Bupati dr Mirna Annisa mengatakan di kabupaten Kendal hingga saat ini telah ada sebanyak 200 badan usaha milik desa (Bumdes). Dari sekian banyak BumDes, beberapa diantaranya menangani pengelolaan sampah melalui Bank Sampah.

“Kendal memiliki tagline Beribadat. Saya yakin dan percaya masyarakat Kendal mampu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk hidup bersih dan sehat. Sebab, kebersihan adalah bagian dari iman,” katanya.

Dalam gerakan peduli sampah ini, Menteri LH dan Kehutanan berserta Bupati Mirna Annisan dan sejumlah pejabat Forkopimda juga melakukan penanaman bibit pohon cemara laut disekitar pantai Sendang Sikucing tersebut.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan