Kendal, 29/07(Investigasinews.net)– Bupati Kendal, Mirna Annisa secara tiba-tiba mengapelkan puluhan pejabat eseleon III di lingkungan Pemkab Kendal, Minggu (29/7). Mereka diundang dianggap tidak hadir pada upacara dan tasyakuran pada Peringatan Hari Jadi ke-413 Kabupaten Kendal, 28/07 kemarin.

Mirna Annisa, mengatakan, ASN yang tidak hadir di upacara dan resepsi Hari Jadi ke 413 Kabupaten Kendal tanpa keterangan, dinilai tidak menghargai dan tidak loyal terhadap fungsi serta tugas jabatan yang diembannya.

‘’Saya tekankan. Belajarlah etika dan ingat sumpah jabatan. Yang tidak bersedia untuk bersumpah dan tidak bersedia untuk berjanji, silakan mengundurkan diri saja hari ini. Saya yakin masih banyak generasi di bawah panjenengan yang siap loyal terhadap tugas dan tupoksinya,’’ tegas Mirna Annisa.

Mirna menegaskan, peringatan Hari Jadi ke-413 Kabupaten Kendal, tidak hanya upacara semata. Akan tetapi terdapat rangkaian lain berupa resepsi di Pendopo Kabupaten. Mirna ingin menertibkan ASN di Kabupaten Kendal ini, supaya para ASN kembali pada tugas, fungsi, dan tanggungjawabnya terhadap jabatan yang diembannya.

‘’Saya tidak butuh orang pintar di sini. Saya butuh orang loyal dan mau bekerja keras mengeluarkan keringat untuk membangun Kendal. Jangan merasa sok pintar di sini, karena di atas langit masih ada langit,’’ kata Mirna Annisa.

Menurut Mirna, pejabat yang tidak hadir di upacara dan tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kendal tanpa surat keterangan yang jelas alias tidak ijin maka dianggap tidak loyal kepada Kabupaten Kendal.

‘’Saya pastikan pejabat yang tidak hadir itu oknumnya itu-itu saja. Berarti mereka tidak loyal. Bagaimana melaksanakan sebuah tupoksi,”ujar Mirna Annisa.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kendal, Sutiyono, yang ikut apel pembinaan, mengatakan ia hadir dalam upacara hari jadi di alun-alun dan mengikuti resepsi di pendopo meski, tidak sampai selesai.
‘’Saya sudah ada janji dengan dokter spesialis rumah sakit yang ada di Semarang, sehingga tidak bisa mengikuti acara hingga selesai,’’ kata Sutiyono.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Agus Dwi Lestari, mengatakan, hasil absensi yang dilakukan Bupati Kendal seusai acara tasyakuran di pendopo, sebanyak 114 pejabat tidak hadir. Mereka lalu diundang untuk mengikuti apel dan dari 114 pejabat yang tidak hadir itu, hanya 73 orang yang hadir apel, sedangkan 41 orang tidak hadir.

“Dari 41 orang yang tidak hadir itu, sebetulnya 30 orang pada upacara hari jadi, mereka datang, tapi pulang lebih awal. Hanya saja, yang 11 orang, memang benar-benar tidak hadir,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Agus Dwi Lestari.

Menurut Agus Dwi Lestari, memang ada beberapa pejabat ada yang izin secara pribadi kepada dirinya. Mereka ada yang bertugas di hari Sabtu maupun keperluan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

“Kalau yang 11 orang ini, kami akan minta klarifikasi terhadap mereka,”ujar Agus Dwi Lestari.(Andrew. S)

Related Post

Tinggalkan Balasan

investigasinews logo
Jam Layanan & Info
Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabung dengan 8 pelanggan lain