Oknum Bendahara Puskemas Limbangan Gelapkan Uang Kantor, Belum Diberikan Sanksi.

0
1.262 views


Kendal, Investigasinews.net—Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Hegar Saputra, Kamis (14/11/19) di ruang rapat Paripurna mempertanyakan permasalahan penggelapan uang yang dilakukan oleh oknum bendahara Puskemas Limbangan berinisial YLD, sebesar Rp 125 juta.

Pasalnya, hingga detik ini apa yang dilakukan oleh oknum tersebut, belum mendapat tindakan tegas dari Dinas Kesehatan untuk mencopot status kepegawaiannya.

Menurut Hegar Saputra, tindakan menggelapkan uang tersebut sudah termasuk pidana namun dinas terkait belum juga melakukan tindakan yang berarti.

Apalagi, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun Inspektorat agar segera menindak oknum YLD tersebut, namun hingga detik ini juga belum ada tindakan.

“Kami minta, Dinas Kesehatan segera menindak oknum tersebut, karena masyarkat sudah resah dan menjadi perbincangan khalayak ramai,”kata Hegar Saputra.

Hegar mengatakan, sebagai perwakilan rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) setempat, akan mengawal kasus ini sampai selesai, sehingga tidak berlarut- larut atau berkepanjangan.

“Pelakunya juga harus diberikan sanksi yang tegas, agar bisa memberikan efekjera, dan pegawai lainnya tidak melakukan hal yang sama,” tutur Hegar Saputra.

Perlu diketahui masalah ini mencuat pada Juni 2019 lalu. Bendahara Puskemas Limbangan berinisial YLD menggelapkan uang puskemas hasil dari kunjungan pasien sebesar Rp 125 juta.

Setelah kejadian tersebut yang bersangkutan tidak pernah masuk kerja hingga sekarang.

Namun sampai saat ini belum ada ketegasan dari Inspektorat terkait sanksi dan status kepegawaian okum tersebut.

“Ini termasuk wan prestasi, jadi kami minta kepada Kepala Puskemas agar segera menyelesaikannya,” kata Anggota Komisi D, Sulistyo Aribowo.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kepala Puskemas Limbangan, dr Restu GP mengatakan bahwa, jika permasalahan oknum YLD ini sudah selesai.

“Pelaku sudah mengembalikan uang sebesar Rp 125 juta kepada Puskemas. Kami dari puskesmas juga sudah proaktif memberikan laporan kepada Dinas Kesehatan dan Inspektorat, tapi juga belum ada kabar,” tandas dr Restu GP.

Perihal sanksi kepada oknum YLD, pihaknya sampai saat ini masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat yang sudah diajukan ke Bupati Kendal.

“Kami juga sudah memberikan laporan hal tersebut kepada Bupati Kendal,” tegas dr Restu GP. (Likwi)

Tinggalkan Balasan