PD Muhammadiyah Kecam Penyerangan di Mako Brimob

0
620 views
Ketua PDM Kendal, H. Muslim Rahmadi bersama anggotanya Yusuf Darmawan
Ketua PDM Kendal, H. Muslim Rahmadi bersama anggotanya Yusuf Darmawan
Ketua PDM Kendal, H. Muslim Rahmadi bersama anggotanya Yusuf Darmawan
Ketua PDM Kendal, H. Muslim Rahmadi bersama anggotanya Yusuf Darmawan

Kendal, Investigasinews.net- Pimpinan Daerah Muhammadiyah(PDM), Kabupaten Kendal, H. Muslim Rahmadi, mengecam keras tindakan yang dilakukan DSM, perempuan yang diduga akan melakukan penyerangan kepada anggota brimob yang bertugas di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (12/05) silam.

Menurut H. Muslim Rahmadi, tindakan anarkis yang dilakukan DSM itu, telah mencoreng nama baik Muhammadiyah. Bahwa Pimpinan Daerah Muhammadiyah(PDM), mengecam segala bentuk tindakan dan paham yang menyebabkan kerusakan keutuhan NKRI.

“Kartu Tanda Anggota(KTA), adalah kartu yang dimiliki setiap siswa yang bersekolah di Perguruan Muhammadiyah yang kedudukannya sama seperti kartu pelajar pada umumnya, dan KTA tersebut beralaku selama menjadi siswa,”kata H. Muslim Rahmadi, di Kantor PD Muhammadiyah, Jalan Pemuda Kendal(14/05).

Dikatakan, apabila siswa tersebut selesai menjalankan pendidikannya, maka status keanggotaan kartu tersebut sudah tidak berlaku.
Untuk itu, pihak PDM, justru mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh DSM tersebut. “Kami seerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian untuk mengusut kasus yang dilakukan DSM itu,” ujar H. Muslim Rahmadi.

Sementara itu, ketua Ikatan Pelajar Muhammadiah(IPM) Kabupaten Kendal, Muhammad Nuzulul Farqi, mengatakan, bahwa DSM perempuan kelahiran Rt 09/03 Dukuh Krajan, Desa Jambon Gumawang, Temanggung yang lulus SMK dari Pondok Darul Arqam Kecamatan Patean, Kendal pada 2017 lalu, maka secara otomatis KTA IPM tersebut dinyatakan tidak berlaku, sehingga tidak bisa dikaitkan dengan Muhammadiyah terkait kejadian tersebut.

“Kami sangat mengutuk tindakan anarkis yang dilarang agama. Islam tidak mengajarkan teroris, merusak dan lain sebagainya. Dan justru, Islam menjadi Rahmatan lilalamin bagi alam ini dan kepada siapapun orangnya,”kata Muhammad Nuzul Farqi.

Untuk itu Muhammad Nuzul Farqi meminta, kepada seluruh kader IPM dan masyarakat untuk tabayyun dan bersikap bijak dalam menyikapi seluruh informasi yang diperoleh berkaitan dengan isu tersebut.

(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan