Pekerja Konstruksi di Kendal Sudah Banyak Bersertifikat

0
276 views


Kendal, Investigasinews.net- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sugiyono menyatakan bahwa pekerja konstruksi di Kendal sudah banyak yang bersertifikat.

“Untuk pelaksana, pembantu pelaksana, semua bersertifikasi, baik itu Surat Keterangan Ahli (SKA) maupun Surat Keterangan Terampil(SKT),” katanya, Sabtu(16/11).

Ketua Forum Jasa Konstruksi (FORJASKON) Kendal, Harto mengakui, jika para pekerjanya baru sebagian yang sudah bersertifikat.

“Sebagian yang sudah, karena pada waktu pelelangan jelas dipersyaratkan diaturannya,” tuturnya.

Dikatakan, karena semakin rendahnya para pekerja konstruksi di Indonesia yang memiliki sertifikat dibanding dengan negara-negara lainnya, maka pemerintah pusat telah menargetkan tiga juta pekerja konstruksi harus bersertifikat di tahun 2019 mendatang.

Sementara untuk memenuhi target tersebut, pihak Kementerian PUPR RI bekerjasama dengan Lembaga Ahli Pengadaan Desa (LAPD) akan melakukan pelatihan agar para pekerja konstruksi bisa baik dan berkualitas.

“Inilah yang akan Kami perbaiki, karena selama ini baru 5 hingga 8 persen yang sudah bersertifikat dari 8 juta pekerja,” ujar Ketua LAPD pusat, Hasrotuan Sihombing kepada awak media.

Saat ini para pekerja konstruksi di Indonesia baru ada 720 ribu yang telah bersertifikat dari jumlah total sebanyak 8 juta se Indonesia.

Padahal sesuai Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017, semua pekerja konstruksi diwajibkan memiliki sertifikat sebagai bagian yang tak terpisah dari upaya perlindungan pemerintah terhadap para pekerja konstruksi yang rentan kecelakaan kerja.

Kini kuantitas pekerjaan konstruksi telah menyebar di berbagai pelosok Nusantara, terutama pekerjaan konstruksi di desa yang dibutuhkan tenaganya.(Tim)

Tinggalkan Balasan