Pelayanan RSUD Soewondo Kendal Masih Kerap “Dikeluhkan”

0
396 views

Kendal,25/07(Investigasinews.net)– Rumah Sakit Umum Dokter (RSUD) Soewondo Kendal, Rabu (25/7) gelar Public Hearing Penyusunan Standar Pelayanan Public dan Visi Misi RSUD di Aula setempat. Pada acara ini, dihadiri antara lain tokoh masyarakat, LSM, wartawan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Tak sedikit, tamu undangan yang menyoroti pelayanan terhadap pasien maupun keluarga pasien di RSUD Dokter Soewondo Kendal yang masih kurang. Keluhan tersebut antara lain antrean di loket pendaftaran, kondisi kamar mandi yang kotor, hingga kipas angin yang berdebu.
Salah satu peserta dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Kendal, Miskan, mengatakan, dirinya sering menerima keluhan dari warga tentang kebersihan rumah sakit. Kamar mandi pasien kerap bersih, sehingga masih menimbulkan bau tidak sedap.

‘’Selain itu, keluarga pasien maupun pengunjung yang merokok di dalam lingkungan rumah sakit. Sebenarnya aturannya seperti apa?’’ kata Miskan.
Sementara, salah seorang tokoh masyarakat, Krisna, menyoroti hal yang sama. Menurutnya, kondisi kebersihan di lingkungan rumah sakit perlu mendapat perhatian. Selain kamar mandi, saluran air yang ada di rumah sakit perlu dibersihkan.

‘’Banyak kipas angin di kamar pasien yang berdebu. Debu itu bisa menimbulkan penyakit,’’tegas Krisna.
Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan, Heri Wasito, pihaknya mengapresiasi masukan dari berbagai kalangan. Rumah sakit bakal berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Soal kebersihan menjadi perhatian untuk memberikan kenyamanan.

‘’Merokok di dalam lingkungan rumah sakit, jelas dilarang. Luas rumah sakit sekitar 3,5 hektar, sedangkan jumlah petugas keamanan hanya 22 orang. Mereka masih terbagi dalam tiga shift, sehingga satu shift minimal lima orang. Dengan luas rumah sakit, petugas kami kesulitan untuk memantau pengunjung maupun keluarga pasien. Kami juga memasang stiker larang merokok di berbagai sudut rumah sakit. Terkait kipas angin di kamar pasien, menjadi catatan kami. Segera kami bersihkan,’’ kata Heri Wasito.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan