Pendapatan PBB-P2 Tahun 2019 Lebihi Target, Terealisasi 116,67 Persen.

0
1 views
Bupati Kendal, dr Mirna Annisa, M.Si., sedang memberikan sambutan.(FOTO:Invest/Likwi)

Kendal, Investigasinews.net- Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Kendal, mengadakan Sosialisasi Penyampaian SPPT PBB- P2 tahun 2019, bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Selasa (11/02/20).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si., Wakil Bupati Masrur Masykur, warga wajib pajak, serta jajaran Staff Bakeuda.

Kepala Bekeuda Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, mengatakan, mulai tahun 2020, warga Kendal sudah bisa melakukan pembayaran di Bank Jateng, Bank BRI, Kantor Pos, Indomaret, dan Tokopedia. Hal itu sesuai wacana membayar pajak semudah membeli pulsa.

Selain menyampaikan wacana memudahkan bayar Pajak PBB bagi warga, Agus Dwi Lestari juga memaparkan target penerimaan pajak tahun 2019.

“Dari sektor APBD sebesar 29 milyar. Sedangkan untuk target pendapatan PBB-P2 Bakeuda sebesar 33,3 milyar dan pendapatan PBB-P2 yang diterima sebesar 33,8 milyar. Artinya, dari target sampai realisasi adalah 116, 67 % sudah melebihi target yang ditetapkan. Sedangkan untuk penerimaan pajak terbesar berasal dari jalan tol sebesar 6,9 milyar,”kata Agus Dwi Lestari.

Menurut Agus Dwi Lestari, tahun 2014-2018 masih terdapat tunggakan pajak sebesar 70 milyar. Sedangkan tahun 2019 ada penghapusan denda pajak sebesar 4,7 milyar yang merupakan pengurangan dari utang piutang PBB dari tahun 2014-2018.

“Untuk tahun 2020 target APBD sebesar 35 milyar, PBB 33, 6 milyar mudah-mudahan tahun 2020 bisa melebihi target seperti halnya pada tahun 2019,” jelas Agus Dwi Lestari.

Disela –sela sosialisasi Penyampaian SPPT PBB- P2 tahun 2019 ini, untuk memberikan semangat para wajib pajak, Bakeuda Kendal juga mengadakan undian berhadiah berupa sepeda motor, kulkas, TV dan lain sebagainya.

Bupati Kendal, dr Mirna Annisa, M.Si., mengatakan, bahwa membayar pajak merupakan tanggung jawa bersama, untuk itu masyarakat harus bisa tertib membayar sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Saya berharap, kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat, karena pendapatan pajak digunakan untuk pembangunan,”harap Bupati Kendal, dr Mirna Annisa.

Menurut bupati, meski pendapatan PBB tahun 2019 melampaui target, namun belum maksimal, karena dari 286 desa/ kelurahan di Kabupaten Kendal, yang tertib pajak atau yang lunas PBB, hanya 116 desa/ kelurahan.(Likwi)

Tinggalkan Balasan