Perseteruan Wartawan dengan Pinwan DPRD Kendal Akhirnya Damai.

0
462 views

Kendal, Investigasinews.net- Dengan dimediasi oleh Kasat Intel Polres Kendal, AKP Arifin, sejumlah anggota Komisi A DPRD, dan puluhan wartawan elektronik, cetak dan online, kasus perseteruan antara Budi Setyawan, wartawan koran Harian yang ada di Kota Semarang dengan Pinwan DPRD Kendal Annurochim, akhirnya bisa didamaikan.

Kesepakatan damai ini diambil karena keduanya bisa saling memahami bahwa sebagai manusia, semua tak lepas dari kekurangan dan kesalahan.

“Saya tidak sempurna. Sebagai manusia biasa pasti ada kesalahanya. Maka, secara pribadi, saya minta maaf demikian juga secara institusi,” kata Annurochim, saat mediasi di sebuah kedai kopi jalan Tentara Pelajar, Sijeruk Kendal, Jumat (08/11/19).

Menurut Annurochim, ia tak menyangka apa yang ia ucapkan kepada Budi Setyawan itu, ternyata sedikit bertentangan dengan kode etik jurnalistik, sehingga berbuntut panjang.

Sementara Budi Setyawan mengaku, dirinya sudah tidak mempermasalahkan siapapun dan memberikan maaf.

Hanya saja, dirinya meminta kepada Annurahim, kedepan harus bisa menghargai profesi masing- masing dan bisa mengontrol emosi dan jangan temperamental.

” Ini sebagai pembelajaran bagi kita. Semoga kedepan harus bisa menjaga sikap kita masing- masing,”kata Budi Setyawan.

Moh Makmun, ketua DPRD Kendal, mengapresiasi besar kepada Kasat Intel Polres Kendal AKP Arifin, yang mau memediatori perseteruan ini. Sehingga permasalahannya tidak berkepanjangan.

“Terima kasih pak Kasat Intel, kami sangat menyuport panjenengan dan kalian semua yang hadir di sini,” kata Moh Makmun.

Menurut Moh Makmun, ia secara pribadi minta maaf sekaligus atas nama institusi.

” Perseteruan ini tidak usah diperpanjang saja. Karena akan merepotkan kita semua,” ujar Moh Makmun.

Perlu diketahui bahwa, permasalahan ini muncul, seusai Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda RAPBD 2020, Annurochim, di hadapan sejumlah awak media yang datang, mengarahkan wartawan untuk mewawancarai Wakil Bupati Kendal.

Yakni mengarahkan agar wartawan menulis dan menanyakan perihal ketidakhadiran sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat paripurna Kamis (7/11/2019) siang.

“Ini teman-teman media, Pak Wakil Bupati, diwawancarai. Kenapa kepala OPD banyak yang tidak datang,” kata Annurochim dengan nada keras.

Pernyataan tersebut kemudian disahut oleh Budi Setyawan, salah seorang wartawan koran Harian di Kota Semarang dengan menyatakan sikap tidak mau.

“Tidak, ngapain DPRD mengarahkan dan mengintervensi liputan wartawan. DPR sana urusi saja rakyatmu,” timpalnya.

Tanggapan dari Budi Setyawan tersebut ternyata membuat Annurochim naik pitam dan dengan nada lantang memanggil. (Tim)

Tinggalkan Balasan