Petugas Satpolpp Robohkan Rumah Tanpa Ijin Pemilik

0
227 views
Rumah HR. Mastur Darori, SH.MSi rata dengan tanah setelah dirobohkan patugas Satpolpp

Semarang, Investigasinews.net- Rumah milik HR. Mastur Darori, SH. MSi, Warga Desa Sukorejo, Kendal yang berada di Jalan Ngesrep V/ 69 Kelurahan Sumur Boto, Banyumanik, Semarang, Senin(27/08) siang nenjadi korban kesewenang wenangan petugas Satpolpp Kota Semarang.

Rumah berukuran sekitar 528 m2 ini, dirobohkan petugas Satpolpp tanpa sepengetahuan pihak yang menempati atau pemiliknya.

Mastur Darori, saat dimintai keterangan terkait perobohan rumah miliknya ini, mengatakan, dirinya tak nenyangka jika rumah yang ia beli dari Suud, warga Semarang sejak 22 tahun silam ini akan dibongkar pada Senin, siang ini.

“Saya belum pernah mendapat pemberitahuan dari manapun jika rumah ini akan dirobohkan. Harusnya, Satpolpp tidak seperti itu,”kata Mastur Darori.

Menurut Mastur Darori, petugas Satpolpp sebanyak belasan orang tersebut datang langsung memporak porandakan rumah tanpa mengeluarkan perabotan rumah tangga yang ada.

” Harusnya saya dikasih tahu untuk mengeluarkan barang- barang yang ada, namun mereka tidak memberitahunya. Apalagi di depan rumah saya ini terpasang tulisan GNPK, harusnya Satpolpp menghormati jika rumah tersebut ditempati, “ujar Mastur Darori.

Dikatakan, jika tanah tersebut masih dianggap tanah milik Kodya Semarang, tidak selayaknya Satpolpp melakukan pembongkaran tanpa sepengetahuan pemiliknya, karena tanah miliknya yang ia beli dari Suud meski belum bersertifikat.

“Suud itu diberi oleh walikota saat itu. Dan tanah tersebut merupakan tanah tukar guling. Dan melakukan pembongkaran rumah tanpa surat pemberitahuan
itu sudah tibdakan pidana,” tegas Mastur Darori.

Untuk itu, pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke Walikota untuk mencari apa yang terjadi sesungguhnya.

” Selama ini kami tidak pernah mengganggu. Itu rumah permanen lo, dan bukan brak Pedagang Kaki Lima (PKL) atau bangunan liar,” terang Mastur Darori.(Tim)

Tinggalkan Balasan