Ratusan Paket Sembako Ludes Diserbu Warga

0
359 views
Suasana rebutan sembako di pasar murah pemkab kendal
Suasana rebutan sembako di pasar murah pemkab kendal

 

Kendal, Investigasinews.net- Pasar murah yang digelar instansi pemerintah daerah, BUMN  dan swasta, Kabupaten Kendal, Rabu(30/05) pagi berlangsung tak lama. Ratusan paket sembako yang ada di sejumlah stand langsung habis set

Suasana rebutan sembako di pasar murah pemkab kendal
Suasana rebutan sembako di pasar murah pemkab kendal

elah diserbu pembeli.

Acara pasar murah ini, digelar di Alun-alun Kendal, yang diikuti oleh sekitar 60 stand yang sebagian besar menjajakan sembako ini. Pasar murah dibuka sekitar pukul 09.00 oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa dengan didahului pelepasan balon udara dan pemotongan pita.

Meski bupati belum rampung melakukan pemotongan pita, rupanya warga yang sudah berdiri di depan stand sejak pukul 07.00 terpaksa penjaga stand melayani para pembeli yang tidak sabar.

Suasana nyaris ricuh, karena pembeli yang tidak sabar ini, terus merangsek menuju ke stand sembako. Dengan tidak sabarnya para pembeli untuk membeli sembako ini, membuat kwalahan pelayan stand, karena pembeli tidak sabar untuk antri.

“Kalau saya tidak ikut berdesakan, saya tidak kebagian barang pak. Karena barangnya tidak banyak, meski yang disediakan banyak berbagai macam,”kata Sudarmi, salah seorang pembeli.

Menurut Sudarni, ia membeli sembako di pasar murah ini, karena harganya lebih murah dibanding dengan harga dipasaran.

Gula pasir yang biasanya dijual dengan harga Rp 13 ribu perkilo gramnya, di pasar murah ini dijual dengan harga Rp 11 ribu, sehingga ada selisih harga Rp 2 ribu. Demikian halnya dengan harga beras yang dipasaran ukuran 5 kg dijual dengan harga Rp 50 ribu, di pasar murah ini dijual dengan harga Rp 40 ribu.

“Lumayan pak, ada selisih harga rata- rata per item selisihnya Rp 3 ribu hingga Rp 8 ribu,”ujar Sudarmi.

Minyak kemasan yang biasanya di pasaran dijual perliternya dengan harga Rp 12,5 ribu, dipasar murah ini dijual dengan harga Rp 10 ribu. Begitupun dengan harga telor yang dipasaran perkilo gramnya seharga Rp 22 ribu, di pasar murah ini, dijual dengan harga Rp 20 ribu, sehingga ada selisih Rp 2 ribu.

Banyak warga yang mengaku senang, karena ada selisih harga dan selisihnya bisa digunakan untuk membeli keperluan lain.

“Wah, kalau bisa Pemkab Kendal sering- sering melakukan acara pasar murah tiap bulan sekali pak, agar bisa menekan harga sembako dipasaran yang sering naik turun,”kata Umi, Warga Kelurahan, Langenharjo ini.

Umi mengaku, sayangnya ia tak bisa membeli banyak barang- barang yang dijual di stand tersebut, karena kebetulan ia tak membawa uang banyak.

(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan