Satpol PP Amankan Empat Pasangan Mesum

0
598 views


Pekalongan, Investigasinews.net- Satpol PP Kota Pekalongan bekerjasama dengan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah mengamankan empat pasangan bukan suami istri dalam operasi gabungan Penyakit Masyarakat (pekat) Kamis (06/12). Operasi ini menyasar sejumlah rumah kost yang ada di Kota Pekalongan.

Perwakilan dari Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Sugiyarto selaku Staf Seksi Opsdal Satpol PP Jawa Tengah mengatakan, operasi gabungan ini dilakukan dalam rangka menyamakan permasalahan terkait permasalahan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tribum Tramas) di wilayah Jawa Tengah.

“Operasi gabungan Pekat dimulai sejak setengah delapan pagi dibawah pimpinan Kabid Tribum Tramas Satpol PP Jawa Tengah, Sudaryanto di dua wilayah yakni Kabupaten dan Kota Pekalongan. Beliau, Pak Suharyanto saat ini sedang ditugaskan di Kabupaten Pekalongan, untuk Kota Pekalongan menugaskan saya dan Pak Jamal,” ucap Sugiyarto.

Di lain pihak, Kepala Satpol PP Kota Pekalongan yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Trantib Satpol PP Kota Pekalongan, Heru Sukamto, mengatakan bahwa operasi ini digelar rutin oleh Satpol PP Kota Pekalongan guna meningkatkan ketentraman dan ketertiban umum sesuai perda No. 5 Tahun 2013 pasal 14A.

“Target operasi ini menyasar rumah kost di 3 titik yakni di Kelurahan Tirto, Kelurahan Baros dan Pragak. Dalam operasi ini menjumpai total ada empat pasangan diduga mesum tiga pasangan diantaranya di Pragak, satu di Baros,” kata Heru Sukamto.

Menurut Heru Sukamto, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Kota Pekalongan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Ia mengaku jika dikemudian hari ternyata ditemukan kejadian serupa dan menyalahi aturan, perijinan rumah kost tersebut akan ditindak tegas bahkan ijinnya jika perlu juga akan ia cabut.

” Kami juga sampaikan terimakasih kepada Satpol PP Provinsi Jawa Tengah sehingga sinergitas ini, diharapkan bisa membuahkan hasil untuk menciptakan ketertiban dan ketenteraman masyarakat di Kota Pekalongan,”ujarnya.

Ditambahkan oleh KBO Sat Sabhara Polres Kota Pekalongan, Iptu Haris CH yang meninjau langsung pemeriksaan pasangan yang terjaring operasi di Kantor Satpol PP Kota Pekalongan menegaskan pasangan yang terjaring tersebut akan diberikan peringatan dan pembinaan.

” Setelah memberi keterangan dan ternyata tidak berbuat mesum, pasangan yang terjaring ini masih kami tolerir dengan memberikan surat pernyataan bertandatangan dan bermaterai untuk tidak mengulangi lagi dan dilakukan pembinaan. Jika mereka terjaring kembali dan terbukti melakukan tindak asusila akan kami proses sesuai hukum yan ada dan bisa dikenakan sanksi berupa kurungan penjara maksimal 3 bulan atau denda sebanyak Rp. 50 juta,” pungkasnya.

Salah satu pria yang terjaring, berinisial Lia (19) mengaku dirinya hanya mengantarkan makanan temannya bernama I.R (19) asal Kandeman Batang setelah semalam pulang dari study banding dari kampusnya. (Dian P)

Tinggalkan Balasan