Satpol PP Giat Lakukan Penataan PKL untuk Kota yang Rapi dan Bersih

0
657 views


Kendal, Investigasinews.net-Satpol PP Kabupaten Kendal, sejak tujuh bulan terakhir, terus melakukan penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima(PKL) di sejumlah tempat.

Penataan PKL ini, dilakukan secara bertahap dimulai dari wilayah Kaliwungu, Boja dan beberapa hari terakhir di wilayah Sukorejo. Untuk hari Senin(24/09), Satpol PP melakukan penataan di sekitar makam atau selatan bundaran Sukorejo, dengan aman dan lancar.

Pada Selasa(25/09), rencananya Satpol PP akan meneruskan kembali melakukan penataan PKL yang ada di depan Pasar Sukorejo, bahkan alat berat berupa Begue didatangkan ke lokasi, namun karena sejumlah PKL meminta pembongkaran akan dilakukan sendiri, akhirnya petugas Satpol PP memakluminya dan mengurungkan niatnya untuk melakukan pembongkaran.

“Kami melakukan penataan PKL ini secara persuasif. Dan para PKL meminta untuk membongkar kios miliknya sendri dengan batas waktu paling lambat Selasa(02/10). Mereka juga berjanji, lokasi tersebut nantinya sudah bersih dan tidak ada satupun kios yang masih berdiri,”kata Kepala Seksi Pengendalian Operasional pada Satpol PP Kendal, Moh Fatkhurahman SH, ME.

Menurut Moh Fatkhurahman, penataan PKL ini dilakukan sesuai prosedur yang ada, yaitu dilakukan penandatanganan, pernyatan dari pemilik PKL, bahkan peringatan ketigapun juga dilakukan.

“Tujuan dari penataan PKL ini, agar tercipta kota yg bersih dan rapi tidak kumuh, semrawut dan yang utama juga bisa memunculkan titik pertumbuhan ekonomi baru yang ada di sekitar Terminal,”ujar Moh Fatkhurahman.

Selain itu, kata Moh Fatkhurahman, 74 kios semi permanen yang akan dibongkar ini, berdiri diatas saluran kali pacar yang selama ini diduga menjadi penyebab banjir.

Nantinya, jika kios- kios semi permanen ini sudah bersih, jalan di depan pasar ini akan dijadikan dua arah, dan semua angkutan harus mangkal di terminal.

“Pasca penertiban, kami akan rutin melakukan patroli di sekitar lokasi, agar warga yang lain tidak mendirikan kios- kios semi permanen lagi,”jelas Moh Fatkhurahman.

“Saya memaklumi pak. Ini bukan milik kami. Memang, sebetulnya kami juag berat hati untuk membongkar kios kami. Namun karena ini bukan hak milik saya, saya dan rekan- rekan harus ikhlas, walaupun sangat terpaksa,”kata Maskhut, sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar, Sukorejo.

Sementara itu, Kapolsek Sukorejo, AKP Haryo Deco, yang dua hari terakhir memantau jalannya penataan PKL ini mengatakan, dirinya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Satpol PP menata PKL yang ada di depan pasar Sukorejo ini.

Karena, jika PKL ini sudah bersih, arus lalulintas bisa berjalan dengan lancar dan tidak terlihat semrawut. Apalagi jika nantinya jalan tersebut diberlakukan dua arah, pasti warga lebih leluasa keluar masuk pasar untuk berbelanja.

“Saya dukung penataan dan pemberdayaan PKL di sepanjang jalan pasar Sukorejo ini, demi kota yang rapi dan bersih,”kata Kapolsek Sukorejo, AKP Haryo Deco.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan