Sebelum Digunakan, Jembatan Pelengkung Kali Kutho Dilakukan Uji Beban

0
600 views


Kendal, Investigasinews.net-PT Jasamarga Semarang Batang dan PT Waskita Karya serta Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jumat (9/11), melakukan uji beban terhadap Jembatan Pelengkung Kali Kutho yang merupakan bagian dari Jalan Tol Semarang-Batang.

Uji beban dilaksanakan dengan menempatkan 36 truk bermuatan pasir dengan berat satu truk mencapai 38 ton. Truk-truk tersebut diparkir di sepanjang ruas jembatan gantung tersebut.

Manajer Proyek PT Waskita Karya Semarang Batang, Muhammad, mengatakan, truk bermuatan tersebut di parkir di atas jembatan untuk mengetahui kekuatan jembatan.”Truk- truk tersebut kami parkirkan semalam. Tujuannya, untuk mengetahui apakah terjadi penurunan badan jembatan atau tidak,”kata Muhammad.

Menurut Muhammad, Jembatan Pelengkung Kali Kutho memiliki panjang 160 meter dan lebar 32 meter. Sepanjang 100 meter merupakan konstruksi gantung dan 60 meter yang dicor dengan pondasi.

“Jembatan ini mempunyai kekuatan 1.900 ton. Uji coba beban yang diujikan 70 persen dari beban maksimal yang bisa ditampung jembatan, dan jembatan ini akan dibuka atau digunakan pada 22 Desember 2018 mendatang secara serentak,’’ujar Muhammad.

Kepala Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Kementerian PUPR, Yudha Andita, mengatakan, uji beban dilakukan untuk mengetahui kekuatan struktur jembatan dan adanya penurunan jembatan atau tidak.

‘’Uji beban ini, sekaligus untuk mengetahui lendutan atau lenturan ke bawah kondisi jembatan. Dan sebuah jembatan gantung biasanya akan mengalami lendutan bila diberikan beban di atasnya,’’ kata Yudha Andita.

Menurut Yudha Andita, saat dilakukan uji beban ini, jembatan mengalami sedikit penurunan sekitar 4 cm dari batas penurunan yang telah ditentukan yaitu 12 cm.

“Penurunan ini masih dalam batas ambang kewajaran,”ujar Yudha Andita.(Andrew.S)

Tinggalkan Balasan