Tak Ambil Uang Ganti Rugi, Rumah Kasipan di Eksekusi

0
442 views
Rumah Kasipan Diratakan dengan Tanah
Rumah Kasipan Diratakan dengan Tanah
Rumah Kasipan Diratakan dengan Tanah
Rumah Kasipan Diratakan dengan Tanah

Kendal, Investigasinews.net – Pengadilan Negeri(PN) Kendal, akhirnya melakukan eksekusi rumah Kasipan, Warga Sumbersari, Kecamatan Ngampel. Rumah kasipan ini dieksekusi, karena pemilik rumah enggan menerima ganti rugi sebesar Rp.741 juta dari Penjabat Pembuat Komitmen(PPK).

Panitera PN Kendal, H. Soedi, SH, MH, mengatakan, pihak pengadilan sebetulnya sudah empat kali melayangkan surat kepada pemilik rumah untuk mengambil uang ganti rugi yang telah ditentukan pihak aprasial, namun entah mengapa, pemilik rumah tetap ngotot dan enggan mengambilnya.

“Sejak awal Februari hingga tanggal 12 April 2018 lalu, kami sudah melayangkan surat kepada pak Kasipan, tapi beliaunya tak pernah datang ke kantor PN Kendal,”kata H. Soedi, SH, MH, Senin(23/04).

Menurut Soedi, Kasipan ini, merupakan satu- satunya warga yang belum mengambil uang ganti rugi dari ratusan orang warga yang rumahnya terdampak pembangunan tol Batang- Semarang.

“Pak Kasipan, sebetulnya sudah diberi batas waktu tujuh hari untuk mengosongkan rumahnya, namun hingga sampai hari ini, yang merupakan batas terakhir, ia tak kunjung untuk mengosongkan rumahnya, sehingga pihak pengadilan negeri melakukan eksekusi,”ujar H. Soedi, SH, MH.

Sementara itu, Kasipan mengaku, memang ratusan warga yang lain sudah mengambil uang ganti rugi dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol Batang- Semarang, yang dititipkan di PN Kendal. Namun karena uang ganti rugi miliknya ia nilai masih belum cukup, makanya ia belum mau mengambil uang ganti rugi tersebut.

“Rumahku, terbuat dari kayu jati dan tembok. Jika saya mengambil uang ganti rugi yang sebesar Rp 741 juta, uang tersebut tidak cukup untuk aku belikan rumah plus tanahnya yang luasnya sebesar 425 meter,”kata Kasipan.

Maka dari itu, meski warga yang lain sudah mengambilnya, ia tetap nekat untuk tidak mengambil dan memilih bertahan, meski dirinya sendiri kini menuai masalah.

” Saya dan keluarga saya, akan menginap di Badan Pertanahan Nasional(BPN) Kendal atau di Kantor Pengadilan Negeri Kendal, jika pihak PPK belum menuruti ganti rugi yang seperti saya inginkan,”ujar Kasipan.

(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan