Tanaman Padi Terancam Puso Petani Bikin Sumur Bor

0
209 views

Kendal, Investigasinews.net- Petani di Desa Purwokerto, Patebon terpaksa harus bergotong royong iuran membuat sumur bor agar tanaman padi mereka terselamatkan, setelah beberapa pekan terakhir dilanda kekeringan.

Menurut salah satu petani Supaat(65) Warga Desa Putatgede, untuk tiga pekan terakhir, air di saluran irigasi sudah mengering, sehinga untuk mengairi tanaman padi sulit dilakukan.

“Jika tanaman padi tumbuh dengan normal dan tidak kekurangan air, tanaman padi tersebut, 20 hari kedepan sudah bisa dipanen. Namun karena lahannya mengalami kekeringan, tanaman padi ini tumbuh tidak sehat dan bahkan nyaris mati jika petani tidak segera menyiraminya,”kata Supaat(18/07).

Karena takut tanaman padinya puso atau gagal penen, para petani membuat sumur bor di pinggir lahan pertanian dari hasil iuran bersama. Supaat mengaku, hamparan tanaman padi yang berusia sekitar dua bulan lebih sepuluh hari di Desa Purwokerto, Patebon dan Desa Putatgede ini, rata- rata berumur sekitar dua bulan lebih sepuluh hari.

“Dengan bergotong royong mengeluarkan biaya tambahan ini, sebetulnya petani merugi. Namun demi untuk menyelamatkan tanaman padi yang sudah terlanjur ditanam dan satu bulan lagi panen, kami tetap melakukannya agar padi tersebut bisa dipanen,”ujar Supaat.
Hanya saja, Supaat berharap pihak pemerintah atau dinas terakit ikut mengatasi permasalahan ini, karena jika tidak setiap memasuki musim kemarau petani di Kendal, selalu dihantui dengan rasa was- was.

Sementara itu, ketua kelompok tani Kendal Tardi mengatakan, setelah membuat sumur bor ini, puluhan hektar tanaman padi di Desa Purwokerto, Patebon dan desa Putatgede ini bisa terairi, sehingga tanaman padi milik para petani bisa terselamatkan dan bisa dipanen dengan hasil yang menggembirakan.

“Saya kasihan terhadap para petani ini. Jika tidak segera dilakukkan penanganan dengan mencarikan air, dikawatirkan para petani akan merugi akibat gagal panen atau puso,”kata Ketua Tani Kendal, Tardi(Andrew. S).

Tinggalkan Balasan