Truk Pengangkut Pasir Resahkan Pengguna Jalan

0
1.055 views

Sukorejo,Investigasinews.net- Pengalaman pahit dialami oleh Choirul Rahman(32), warga Desa Sukorejo, Kendal. Belum lama ini, saat dia mengendarai mobil bersama istri dan kedua anaknya, di jalan raya masuk Desa Paturen, Kecamatan Sukorejo, tiba- tiba dia menghentikan laju mobilnya dengan cara mendadak.

Sontak, istri dan kedua anaknya panik karena mobil yang ditumpanginya berhenti tidak seperti biasanya. Ternyata, berhentinya mobil secara mendadak ini karena ada mobil truk bermuatan pasir dari arah berlawanan memotong jalan hendak menuju ke depo pasir secara tiba- tiba.

Menurut Choirul Rahman, apa yang dilakukan oleh pengemudi truk pasir ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang lain, karena tidak memberi tanda- tanda atau aba- aba jika mobil tersebut akan membelok arah.

“Waktu itu hujan deras dan jalannya gelap. Dari arah depan melaju sebuah truk dan berhenti tepat di depan mobil saya. Namun truk itu melaju di lajur yang sama dengan saya. Padahal seharusnya berbeda lajur karena dari arah yang berlawanan,” kata Choirul Rahman.

Yang lebih mengejutkan, kata Choirul Rahman, sopir truk bersama dengan orang yang ada di depo pasir kemudian mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan kepada dirinya. Sehingga hal tersebut membuat istri dan kedua anaknya ketakutan.

“Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha melerai dan meminta saya untuk meninggalkan lokasi,” ujar Choirul Rahman.

Pelaku diduga ada sekitar empat orang. Dengan salah seorang diduga membawa stang dongkrak.

Atas peristiwa ini, Choirul Rahman sudah melaporkan ke pihak kepolisian terdekat dengan status aduan. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut atas laporan tersebut.

Sementara itu, ketua GNPK Jawa Tengah, HM Mastur Darori, menghimbau kepada aparat terkait untuk bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan, dan bahkan segera menindaklanjuti atas peristiwa ini, agar tak terulang lagi dikemudian hari.

“Petugas terkait hendaknya bisa menjaga wilayah tersebut, karena jalur tersebut merupakan jalur antar kota yang menghubungkan Kendal dan Sukorejo. Apalagi jalur tersebut juga sering digunakan untuk mudik lebaran sehingga banyak pengguna jalan dari luar kota yang akan melintasinya,” jelas Mastur Darori.(Tim)

Tinggalkan Balasan