Warga Resah Terdampak Bau Limbah Pabrik

0
727 views


Kendal, Investigasinews.net-Warga RT 07/ 04 Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring, untuk dua bulan terakhir resah menyusul adanya bau tak sedap yang berasal dari limbah pabrik Industri Gula Nusantara(IGN). Akibat bau tak sedap ini, warga tak jarang mengaku pusing- pusing dan mual – mual.

Salah satu warga bernama Darmadi(37) mengatakan, air got atau saluran irigasi yang ada di sebelah timur pabrik IGN yang merupakan perbatasan permukiman warga Desa Cepiring, untuk beberapa bulan terakhir ini berubah warna kehitam- hitaman.

Tak hanya kehitam- hitaman saja, air tersebut juga menimbulkan bau tak sedap dan menyengat.

“Sudah dua bulan ini, warga banyak yang mengaku pusing dan mual akibat bau tak sedap itu,”kata Darmadi.

Menurut Darmadi, anak- anak SD dan TK yang berada tak jauh dari saluran irigasi atau got, juga sering mengaku pusing akibat tak kuat menahan bau tak sedap itu.

Bahkan, tak jarang pihak sekolah memulangkan anak didiknya lebih awal karena merasa kurang nyaman untuk berlama- lama di lingkungan sekolah yang jaraknya sekitar lima meter.

Hal senada juga dikatakan guru TK bernama Indah Puspitasari(32). Menurut Indah Puspitasari, semenjak munculnya bau tak sedap ini, warga dan pihak sekolah sudah mengadukan keresahan tersebut ke PT IGN, namun hingga kini belum pihak PT IGN belum melakukan tindakan apa- apa.

“Kasihan anak- anak pak, mereka masih kecil. Jika sering menghirup bau tak sedap, dikawatirkan berakibat kurang baik dengan kesehatannya,”kata Indah Puspitasari.

Semenatara, pihak PT IGN mengaku bahwa, di PT IGN sejak lama memang tidak berproduksi atau beroperasi, sehingga belum dilakukan perbaikan di tempat penampungan.
“Kami ini ibarat baru sakit lama. Dan mulai dua bulan terakhir ini, kami mulai bangkit untuk memperbaiki atau pembenahan yang ada di dalam IGN, termasuk melakukan perekrutan tenaga kerja,”kata General Manager PT IGN, M Burhan Murtaki.

Untuk itu, M Burhan meminta kepada warga sekitar untuk bersabar, karena PT IGN akan segera memperbaiki saluran tersebut agar air bisa mengalir dengan lancar dan tidak menimbulkan bau busuk.

“PT IGN sudah melakukan lelang tender untuk memperbaiki saluran air yang masih bermasalah ini. Dan kami tetap akan melakukan perbaikan, agar warga di lingkungan pabrik bisa nyaman,”ujar M Burhan Murtaki.

Apalagi, menurut M Burhan, PT IGN sendiri juga baru beroperasi sejak bulan Mei 2018 lalu, sehingga butuh pembenahan di semua tempat.(Andrew. S)

Tinggalkan Balasan